Yamaha Lexi

Lembaga Pemantau Jadi Pelengkap Pengawasan Pemilu

  Kamis, 06 Desember 2018   Mildan Abdalloh
Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly Suhenti. (Mildan Abdalloh/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menggelar rapat koordinasi dengan lembaga pemantau pemilu di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (6/12/2018).

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly Suhenti mengatakan rapat koordinasi dengan lembaga pemantau merupakan bagian strategis dalam pemetaan kekuatan pengawasan pemilu di lapangan.

"Dari rapat ini diharapkan ada pemetaan kekuatan pemantau di lapangan yang bisa bersinergi dengan pengawas pemilu," tutur Lolly.

Dia memaparkan Lembaga pemantau pemilu mempunyai posisi penting, hal tersebut sesuai undang-undang yang mana kualitas pemilu salah satunya mempunyai indikator partisipasi msyarakat.

AYO BACA : Bawaslu Jabar: Peran Perempuan dalam Pemilu Masih Dekoratif

"Lembaga pemantau mempunyai peran dalam pengawasan dugaan pelanggaran pemilu," katanya.

Lembaga pemantau lanjut Lolly, merupakan salah satu pihak yang dapat memberikan catatan terhadap temuan dugaan pelanggaran di lapangan, sehingga perannya bisa membantu pengawas pemilu.

"Lembaga pemantau bisa melaporkan temuan dugaan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu untuk ditindak-lanjuti," katanya.

Saat ini lanjut Lolly, terdapat tujuh lembaga pemantau yang telah terakreditasi di Bawaslu Jawa Barat. Tujuh pemantau tersebut adalah KIPP, JPPR, PMII, HMI, GMKI,koalisi perempuan indonesia dan DIP.

AYO BACA : Harapan Bawaslu Jabar untuk Pemilu 2019

"Tujuh pemantau yang telah terverfikasi di Bawaslu Jabar mempunyai jaringan di seluruh kota kabupaten," katanya.

Dengan banyaknya lembaga pemantau pemilu, Lolly berharap masalah pengawasan lapangan yang terkendala kondisi geografis Jawa Barat, bisa terselesaikan.

"Soal geografis jabar yang luas bisa dicover oleh lembaga pemantau. Mereka menjadi penguat kami memantau di daerah," ujarnya.

Bawaslu Jawa Barat, masih membuka lebar kepada lembaga-lembaga untuk turut menjadi pemantau pemilu. Lolly menyebut, salah satu syarat sebuah lembaga bisa menjadi pemantau adalah mendaftarkan diri ke Bawaslu Provinsi Jawa Barat atau kabupaten kota.

"Syaratnya harus independen, tidak berafiliasi dengan partai politik, dan minimal sebaran minimal ada di dua kabupaten/kota untuk tingkat provinsi, dan dua kecamatan untuk tingkat kabupaten kota," tutupnya.

AYO BACA : Terima Temuan Hoaks dan Ujaran Kebencian, Bawaslu Siapkan langkah Hukum

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar