Yamaha Lexi

Uu Desak Pemerintah Pusat Kabulkan Pemekaran Jabar

  Kamis, 06 Desember 2018   Nur Khansa Ranawati
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam program Japri di Gedung Sate, Kamis (6/12/2018). (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN,AYOBANDUNG.COM--Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendesak pemerintah pusat untuk segera mengabulkan permintaan Pemprov Jabar melakukan pemekaran wilayah dan memunculkan Daerah Otonomi Baru (DOB) di sejumlah daerah di Jabar guna memeratakan pembangunan.

Rencananya, ada 12 wilayah yang akan diusulkan mengalami pemekaran. Hingga saat ini, usulan tersebut masih didiskusikan.

"Saya dan Kang Emil mendorong munculnya DOB di wilayah Jabar. Tujuannya agar masyarakat lebih terakomodasi lagi keinginan dan aspirasinya, juga pembangunan di Jabar bisa lebih merata, terutama di daerah yang penduduknya banyak," ungkapnya ketika ditemui di Gedung Sate, Kamis (6/12/2018).

AYO BACA : Jadi Gubernur, Ridwan Kamil Dorong Pemekaran di Jawa Barat

Dia mencontohkan, rasio antara pemerintah dan masyarakat di Jawa Barat tidak seimbang dibandingkan dengan Provinsi Bengkulu yang hanya memiliki jumlah penduduk 3 juta orang, dan Provinsi Bali yang berpenduduk 5 juta orang.

"Sementara Jawa Barat ada 54 juta orang hanya dengan 27 kota dan kabupaten. Di sinilah kami menuntut keadilan pada pemerintah pusat," jelasnya.

Di samping itu, dia mengatakan, pemekaran juga akan berdampak pada meningkatnya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan lebih merata.

AYO BACA : Rindu Dukung Pemekaran Subang Utara

"Otomatis kalau semakin banyak daerah otonom, DAU semakin banyak, DAK semakin banyak. Kalau semakin kecil, DAU kecil dan juga DAK kecil seperti yang dialami Jabar saat ini," jelasnya.

Dari 12 wilayah yang diusulkan, kata dia, saat ini telah ada 3 wilayah yang telah masuk ke dalam pembahasan pemekaran.

"Usulannya bertahap tidak sekaligus 12, kita mengajukan tiga dulu, pokoknya kita punya target 12 sesuai dengan janji kampanye," ungkap Uu.

Dia berharap pemerintah pusat tidak menghambat realisasi pemekaran tersebut. Sebab, demi kesejahteraan masyarakat.

"Yang jelas Jabar akan memaksa, kenapa tidak. 'Kan tujuan pembangunan itu untuk mensejahterakan masyarakat, sekarang ada solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pemekaran, kenapa dihambat," pungkasnya.

AYO BACA : Dewan Ini Menilai Pembentukan Kabupaten Bandung Timur Sudah Layak

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar