Yamaha Lexi

Ulama-Umaro Kompak, Ridwan Kamil: Rakyat Selamat

  Minggu, 02 Desember 2018   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan pimpinan Ponpes Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) . (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sekitar 10 ribu orang berkumpul pada gelaran milad Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid (DT) Bandung yang ke-28, pimpinan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi Bandung, Minggu (2/11/2018).

Bertemakan 'Terimakasih Guruku', Aa Gym, selaku pimpinan ponpes berharap Daarut Tauhid dapat menjadi inspirasi khususnya di seputar dunia dakwah dan pendidikan, dengan prinsip yang ditanamkan seperti kekuatan kepemimpinan yang kokoh, jiwa kewiraushaan yang mandiri, dan ekologi, atau berwawasan lingkungan hidup.

Selain itu, Aa Gym juga berharap para santri Daarut Tauhid kedepan supaya terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak demi kemajuan umat.

AYO BACA : Ridwan Kamil Sampaikan RAPBD TA 2019 Jabar

"Yah seperti yang kita lihat, kita selalu ingin bersinergi," ungkap Aa, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku siap dan akan senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan Ponpes DT. Khususnya dalam mengembangkan program pembangunan Jawa Barat di bidang kaumatan.

"Kita ingin Jawa Barat yang Juara Lahir Batin. Juara fisik, infrastruktur, teknologi, juara juga akhlak manusianya," kata Emil, panggilan akrabnya.

AYO BACA : Masuk Musim Hujan, Ini Imbauan Ridwan Kamil

Sejumlah program keumatan yang Emil gulirkan diantaranya program One Village One Hafidz, kredit Mesra, dan berbagai program pembinaan umat lainnya.

"Kami juga mengajak mitra untuk berperan aktif. Jadi kalau Ulama, Umaro, dan Saudagar kompak, Insyaallah rakyatnya selamat," kata Emil.

Program One Village One Tahfidz, contohnya, merupakan program jalinan kerja sama Pemprov Jabar dengan Yayasan Daarut Tauhid dalam rangka penguatan karakter umat dengan mencetak generasi hafal Al-Quran yang tersebar di kota/ kabupaten seluruh Jawa Barat. 

Dalam hal ini, santri-santri binaan Daarut Tauhiid akan mengajarkan ilmu agama serta kemandirian ekonomi umat di wilayah pengembangan masyarakat di setiap daerah Jawa Barat. Adapun biaya pendidikan dikerjasamakan dengan pihak lainnya.

Begitupun Kredit Mesra, yang jadi salah saru program Pemprov Jabar dalam  meningkatkan aksesibilitas masyarakat Jawa Barat terhadap akses permodalan. Pinjaman ini diberikan tanpa bunga dan tanpa agunan.

AYO BACA : Ridwan Kamil Bakal Pacu Program Desa Digital

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar