Yamaha Lexi

Menengok Coffeelensebrew, Tempat Jadiannya Dilan dan Milea

  Jumat, 30 November 2018   Fathia Uqimul Haq
Fasad depan Warung Bi Eem di film Dilan 1990 yang menjadi lokasi Coffeelensebrew. (ayobandung.com/Fathia Uqimul Haq)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Ingat di mana  adegan Dilan menembak Milea menggunakan materai? Tepat di Warung Bi Eem, Dilan resmi berpacaran dengan Milea sang pujaan. Lokasi Warung Bi Eem tersebut rupanya berada di Jalan Panaitan nomor 22. 

Rumah dengan gaya jadul berpulas biru telur asin itu sangat kental dengan masa lampau. Nyatanya, lokasi tersebut akan dipakai kembali untuk syuting Dilan 1991, lanjutan dari film Dilan 1990. 

Saat ini Warung Bi Eem merupakan lokasi Coffeelensebrew. Sebuah kedai kopi yang masih kental dengan suasana Warung Bi Eem. Meski penempatan kursinya berbeda seperti adegan di film, Coffeelensebrew masih mempertahankan fasad depan rumah itu.

"Rencananya tanggal 7 sampai 9 Desember bakal syuting Dilan 1991 di sini," kata salah satu pendiri Coffeelensebrew, Dimas Krismandi, Kamis (29/11/2018).

Awalnya Dimas tidak menyadari bahwa rumah itu adalah salah satu tempat syuting film yang digilai banyak orang. Lantas, setelah menonton film tersebut, dia pun melihat beberapa adegan yang diperankan oleh Iqbal Dhiafakhri dan Vanesha ternyata berlokasi di kedainya.

Sebelumnya, Coffeelensebrew berlokasi di daerah Cigadung. Namun, tepat awal November 2018 mereka resmi menempati rumah di Jalan Panaitan ini.

AYO BACA : Emil: Iwa Taat Aturan Hukum

Lampu kuning yang hangat, tralis putih bak rumah tahun 90-an, dan tembok berpulas abu itu menambah sejuk suasana kedai. Beberapa kursi kayu memenuhi dalam rumah, disertai meja panjang yang mengarah ke jendela. Beberapa kursi pun ditaruh di luar rumah supaya pelanggan bisa menikmati hujan di sore hari sembari menyeruput kopi.

Masih di satu halaman rumah, terdapat tenan mi baso untuk para pelanggan. Tak hanya itu, Coffeelensebrew menawarkan aneka makanan berat seperti ayam geprek hingga rice bowl. Makanan ringan seperti kentang, bitterballen, dan tahu walik pun dapat menjadi pilihan bagi yang ingin nongkrong di kedai ini.

"Menu minuman andalan kami itu Zumin dan Canon Bomber," ujarnya.

Zumin berasal dari kata Zoom In yang dikenal pada istilah lensa. Seperti nama kedainya, Coffeelensebrew, ada kata lense yang bermakna lensa. Zumin merupakan minuman kopi susu dengan gula merah. Perbedaannya, ada metode pembuatan yang menjadi beda dari es kopi susu lainnya. Di atas minuman tersebut hadir buih yang membuat sensasi berbeda.

Penamaan Zumin ini memiliki filosofi bahwa pelanggan awam yang baru mencoba kopi pertama kali biasanya meneguk kopi dengan dasar susu. Makanya, Zoom In dengan arti kata menperbesar atau mendekati adalah istilah bagi seorang pelanggan yang ingin mengawali tegukan kopi pertamanya. 

Lain bagi Canon Bomber, sebuah minuman unik dari soda dan espresso. Minuman interaktif ini membuat pelanggan bertanya-tanya perihal cara meminumnya. Satu gelas kecil espresso mesti dimasukkan ke dalam gelas berisi soda. Setelah itu soda akan menyembur keluar hingga membasahi gelas. Barista pun telah menyiapkan piring kecil yang menjadi tatakan gelas. 

AYO BACA : Ini Manfaat Ajaib Kulit Pisang untuk Kesehatan

Soda manis bercampur espresso itu menjadi kesatuan rasa yang menyegarkan. Canon bomber menjadi salah satu minuman spesial khas Coffeelensebrew yang belum ada di kedai kopi lain di Bandung. Akhirnya, minuman itu menjadi soda rasa kopi yang menyegarkan dahaga.

"Canon bomber hadir saat coba-coba. Pas pelanggan lagi enggak ada, kita lihat di lemari ada bahan apa saja. Kemudian kita coba-coba, dan wah enggak nyangka rasanya begini, mampu diterima orang-orang dan unik," jelas Dimas.

Dimas bereksperimen pada bulan Agustus 2018 lalu. Setelah dirasa percaya diri dengan menu anyarnya, bulan September mereka merilis menu Canon Bomber. Hal ini juga dipicu oleh para mahasiswa di lingkungan kedai saat di Cigadung yang kerap menagih menu baru di kedai itu. 

Tahu Walik sebagai salah satu makanan ringan baru di tempat baru juga punya rasa yang berbeda. Tahu dengan aci itu seperti batagor berukuran mini. Dalam satu piring tahu walik terdapat saus sebagai penambah rasa. Dengan harga Rp 15.000 satu porsi, pelanggan dapat menikmati Tahu Walik khas Coffeelensebrew. 

Serunya nongkrong di Coffeelensebrew, setiap hari Jumat mereka mempunyai promo yang bisa menghemat uang jajan. Hari Jumat di minggu kesatu dan ketiga, semua minuman dibayar seikhlasnya. Untuk minggu kedua dan keempat, semua minuman diatas Rp 15.000 dibanderol Rp 15.000 saja. Mi baso di halaman kedai pun ikut berpartisipasi dengan diskon 20 persen setiap hari Jumat. 

Rentang harga makanan di Coffeelensebrew sekitar Rp 15.000 sampai Rp 25.000. Untuk minuman dari harga Rp 5000 sampai Rp 25.000. Coffeelensebrew juga berkonsep open bar alias pengunjung yang ingin membuat kopinya sendiri dipersilakan. 

Kedai kopi ini buka setiap hari. Dari hari Senin sampai Jumat mereka beroperasi mulai pukul 10.00 sampai 22.00. Hari Sabtu mereka tutup lebih lambat pukul 23.00. Sedangkan hari Minggu kedai kopi ini buka lebih lambat pukul 14.00 sampai 22.00. 

AYO BACA : KNKT Sebut Kelaikan Terbang Pesawat di Udara Tanggung Jawab Pilot

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar