Yamaha Lexi

Lion Air Jatuh: Polri Pastikan Tak Ada Sabotase dan Teror

  Kamis, 29 November 2018   Adi Ginanjar Maulana
Pesawat Lion Air. (lionair.co.id)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Bareskrim Polri telah melakukan pengusutan penyebab kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu. 

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari pengusutan aspek non-teknis itu, belum ditemukan adanya pidana yang menyebabkan pesawat terjatuh. 

AYO BACA : Basarnas: Tidak Mudah Angkat Pesawat Lion Air

"Kami sudah melakukan investigasi. Penyelidikan di Manado, Bali, Jakarta belum ditemukan peristiwa pidana," ujar Dedi di Jakarta , Rabu (28/11/2018). 

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan, investigasi yang dilakukan Polri atas kecelakaan Lion Air hanya menyentuh aspek non-teknis. 

AYO BACA : Lion Air Jatuh: Kemenhub Intensif Rampcheck Pesawat

Sementara aspek teknisnya diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Adapun yang diusut kepolisian adalah dugaan penyalahgunaan narkoba oleh pilot atau kopilot, penyimpangan administrasi penerbangan, hingga sabotase. 

Polri telah menelisik ke tiga bandara tempat pesawat tersebut lepas landas sebelum jatuh. 

"Dugaan serangan terorisme tidak ada, sabotase tidak ada, penyimpangan administrasi penerbangan belum ada, rekam medis juga belum ditemukan unsur pelanggaran," tuturnya. 

Sekarang ini, kata Dedi, pihaknya belum bisa melakukan investigasi lebih lanjut untuk mencari unsur pidana terkait kecelakaan Lion Air tersebut. Polri masih menunggu rekomendasi dari KNKT yang akan mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. 

"Sekarang kami tunggu dulu KNKT penyebab utamanya. Setelah itu kami bakal cross check hasilnya," tandas dia. 

AYO BACA : Daftar Panjang Insiden Pesawat Lion Air

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar