Yamaha Mio S

Diduga Melanggar, Caleg DPRD Cianjur Ini Terancam Didiskualifikasi

  Rabu, 28 November 2018   Mildan Abdalloh
Ilustrasi pemilu

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Seorang calon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Cianjur terancam didiskualifikasi dari pencalonan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur Usep Agus Zawari mengatakan, caleg berinisial AA tersebut diduga telah melakukan pelanggaran pidana pemilu.

"Kami menemukan dugaan pelanggaran pidana pemilu berupa pembagian sembako oleh calon anggota DPRD Kabupaten Cianjur," tutur Usep melalui siaran pers yang diterima ayobandung, Rabu (28/11/2018).

Caleg yang diduga melakukan pelanggaran pidana pemilu tersebut berasal dari partai NasDem dari dapil 2 Cianjur. Pembagian sembako dilakukan di Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang.

"Sentra gakumdu telah melakukan penyelidikan dan klarifikasi kepada beberapa pihak termasuk AA terkait informasi tersebut," ujarnya.

Setelah kurang lebih 14 hari kerja melakukan klarifikasi, tim sentra gakumdu, lanjut Usep, kasus tersebut telah diteruskan kepada penyidik kepolisian untuk ditindaklanjuti.

"Pasal yang dilanggar dalam dugaan tersebut adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 523 ayat (1)," ungkapnya.

Pasal tersebut berisikan setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat 1 huruf j dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta.

Jika terbukti di pengadilan melakukan perbuatan pidana pemilu berupa membagikan sembako, AA terancam akan dicoret dari statusnya sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Cianjur.

"Sesuai UU 7/2017 pasal 285, yang bersangkutan bisa didiskualifikasi oleh KPU setelah ada keputusan tetap terhadap pelanggaran di pengadilan," tutupnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar