Yamaha Mio S

Berita Pilihan: Ade Rawing Robin Hood Pasirjambu hingga Pemain Berkostum Persib Senior

  Rabu, 28 November 2018   Dadi Haryadi
Berita Pilihan.(Ayobandung.com)

AYOBANDUNG.COM--Seperti Hutan Sherwood dalam film "Robin Hood" yang tersembunyi, cukup kesulitan untuk mencari Kampung Bojongresmi. Sejumlah warga yang ditanya pun mengaku tidak tahu keberadaan kampung di Desa Cukanggenteng, Pasirjambu, Kabupaten Bandung itu.

Beberapa warga yang mengetahui hanya memberi petunjuk jalan ala kadarnya. Namun, ketika menanyakan nama Ade Rawing, warga langsung menunjukkan jalan dengan tepat. Kampung Bojongresmi pun ditemukan tidak lama dari sana.

Ade Rawing tidak tampak sebagai perampok bengis. Perawakannya jauh dari kekar dan menyeramkan, justru mendekati ceking. Bahkan sifat ramah ditunjukkan saat pertama bertemu. Ibu jarinya yang cukup lentik menunjukkan rumah semipermanen ketika Ayobandung.com datang.

"Rumah saya yang itu, parkir saja motornya," ujar pria bernama asli Ade Taryana itu, Senin (26/11/2018).

Seolah berat, Ade Rawing membuka kisah lama ketika dia terjerumus ke dalam dunia hitam.

Perkenalannya dengan dunia itu dimulai pada 1991 silam. Saat itu, bersama kakak, dia merantau ke Jakarta. Keahlian membuat sepatu yang dipelajari sejak SD membuat Ade Rawing diterima di sebuah pabrik sepatu merek Neckermann. Pada 1993, kakak Ade Rawing pulang ke Bandung dalam waktu cukup lama. Ketiadaaan kakak membuat Robin Hood dari Bojongresmi mulai mengenal dunia kelam.

"Awalnya karena salah pergaulan, merasa tidak ada yang mengawasi," ucapnya.

Mengonsumsi obat-obatan terlarang dan mabuk-mabukan menjadi gerbang awal Ade Rawing terjerumus dalam dunia hitam. Gaji Rp180.000 per pekan tidak cukup menutupi kebutuhan. Merampok pun menjadi pilihan.

Pertengahan 2000-an, Ade Rawing kembali ke kampung halamannya, Bojongresmi. Di sana dia miris melihat warga selalu kekurangan air bersih. Untuk membuat bendungan pun dibutuhkan tidak sedikit dana.

"Untuk membeli tanahnya saja, harganya Rp180 juta. Saya ingin membuat bendungan, tapi tidak ada uang. Dulu mengajukan proposal jarang disetujui. Akhirnya saya merampok," ujarnya.

Sebuah rumah di Ciwidey dijadikan sasaran. Berdasarkan kabar, pemilik rumah baru saja mendapat uang Rp800 juta. Bersama beberapa rekan, Ade Rawing mendatangi rumah tersebut. "Ternyata uangnya telah disimpan di bank, jadi saya hanya mendapat Rp76 juta dan perhiasan," katanya.

Uang hasil rampokan itu dibagi rata dengan komplotannya. Tak hanya itu, seperti Robin Hood, sebagian uang hasil rampokan dibagi-bagikan kepada warga, termasuk membangun dua rumah warga yang hampir roboh. Meski begitu, keinginan Ade Rawing membangun bendungan masih terhambat. Uang hasil rampokannya masih jauh dari kata mencukupi. 

"Uang hasil rampokan, diamplopin. Terus dibagi-bagi. Sebagian lagi memang digunakan berfoya-foya," ungkapnya.

Kebiasaan merampok dan membagikan uang hasil kejahatan terus dilakukan Ade Rawing. Sasaran orang yang dirampok juga tidak sembarangan. Robin Hood asal Bojongresmi itu merampok orang kaya yang jarang bersedekah.

"Sekarang sudah berhenti, sudah capek keluar-masuk penjara. Air juga sudah banyak, karena ada penyaluran air dari desa. Jadi tidak perlu bendungan lagi. Dulu merampok awalnya memang untuk membangun bendungan," kata dia.

Kini, Ade Rawing insaf. Perampokan tidak lagi dia lakukan. Sejak lima tahun lalu, Robin Hood dari Bojongresmi itu telah pensiun dari dunia hitam. Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, ia sempat membuat sepatu. "Tiga bulan lalu berhenti membuat sepatu, soalnya bahan baku mahal. Sekarang paling berkebun sayuran," tuturnya.

Pemain Persib Ini Pantas Gabung Senior

Pelatih Persib U-19, Budiman mengatakan bahwa ada beberapa pemain di skuad asuhannya yang telah layak bergabung di tim senior. Meski demikian, dirinya mengatakan bahwa persoalan mental masih menjadi hambatan utama.

Demkian dikatakan Budiman kepada wartawan di sela-sela sesi konvoi tim Maung Ngora bersama para bobotoh, Selasa (27/11/2018). Ada beberapa yang sudah bisa main di senior, tapi ada juga yang secara teknik dan fisik siap, tapi mentalnya belum, ungkapnya.

Menurutnya, salah satu pemain yang masuk kategori tersebut adalah Beckham Putra. Beckham masih pertimbangan. Secara mental belum siap, kasihan, takutnya mandek. Mungkin 2-3 tahun lagi bisa, jelasnya.

Sementara itu, kata Budiman, pemain muda yang dinilai lebih siap gabung Persib senior yakni M. Syafril Lestaluhu, Ade Candra Sena dan Mario Jardel. Safril sudah layak, Ade sudah layak, Jardel juga. Kalau memang Gomez percaya dengan anak-anak U-19 kenapa tidak dicoba, kemarin juga Safril dapat banyak pujian, jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar