Yamaha NMax

Pipa PDAM Tirtawening yang Bocor di Banjaran Selesai Diperbaiki

  Selasa, 27 November 2018   Fathia Uqimul Haq
Direktur Utama PDAM Tirtawening Sonny Salimi. (Fathia Uqim/ayobandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pipa PDAM Tirtawening yang bocor di Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung telah tersambung sejak tadi malam. Pengaliran air sedang berproses sejak hari ini.

Direktur Utama PDAM Tirtawening Sonny Salimi mengatakan, sebelum Zuhur pipa sudah bisa dialiri kembali. 

"Tapi ingat, ke pelanggan bisa nyampe besok. Ketika kemaren itu berhenti dua hari, pipa distribusi di Bandung kosong jadi harus ngisi dulu. Yang normalnya mungkin besok, meski normal itu sekarang tapi untuk menormalkan ke masyarakat besok," jelas Sony dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (27/11/2018).

Terkait usulan penggantian pipa secara keseluruhan, Sonny mengatakan hal tersebut belum bisa dilakukan karena panjang pipa yang mencapai lebih dari 32 km. Solusi tersebut membutuhkan dana triliunan rupiah. Selain itu, akan membuat jalanan macet karena ukuran pipa yang mencapai satu meter.

AYO BACA : Diduga Tekanan Terlalu Kuat, Pipa PDAM Tirtawening di Banjaran Meledak

Sedangkan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan pipa, biasanya antara Rp200-300 juta.  

"Ini mungkin bukan pilihan yang baik, pilihan yang bijak adalah kita terus melakukan upaya yang preventif. Sehingga potensi-potensi terjadinya bocor ini bisa kita tekan," ujarnya.  

Sony menilai, meski umur pipa tersebut sudah 28 tahun, namun pipa tersebut masih berfungsi. Ia menambahkan, ada beberapa pipa yang usia bisa mencapai 100 tahun dan masih berfungsi. 

Upaya perawatan pipa, katanya, dengan mengatur tekanan air di dalam pipa sesuai SOP dengan standar yang berlaku. Pemantauan rutin juga terus dilakukan supaya kejadian serupa tidak terulang.

AYO BACA : Ini Penyebab Pipa PDAM Tirtawening Bocor

PDAM pun telah menginventarisir sejumlah kerusakan yang ditimbulkan seperti tembok, benteng, dan pagar yang roboh. PDAM menawarkan pada masyarakat apakah hendak diperbaiki sendiri dengan dana PDAM atau diserahkan semuanya pada PDAM.

"Tapi pilihan warga itu memperbaiki sendiri nanti kita akan fasilitasi dan mungkin sekarang sedang berjalan," tutur Sonny.

Namun, ganti rugi yang sifatnya kelengkapan rumah, seperti sendal dan sepatu sedang dicari solusinya. Untuk televisi, PDAM telah menggantinya.

Sony mengimbau masyarakat yang memiliki bangunan di atas instalasi PDAM untuk pindah ke jarak minimal 6 meter dari instalasi pipa. 

"Jalur transmisi pipa harus bebas dari rumah atau bangunan. Yang kemaren itu saya pikir sudah lebih dari 6 meter jaraknya yah, cuma karena kondisi rumah berada di bawah jalan, saat air keluar palid ka anjeunna," katanya.  

AYO BACA : PDAM Tirtawening Janji Ganti Kerugian Akibat Pipa Bocor

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar