Yamaha NMax

3 Berita Populer Senin 26 November

  Senin, 26 November 2018   Rizma Riyandi
Ilustrasi Berita Populer (ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Berbagai peristiwa terus terjadi sepanjang hari. Peristiwa-peristiwa tersebut didokumentasikan ke dalam berita. Berikut 3 berita populer Senin 26 November yang dirangkum Ayobandung.com:

1. Dukung Kemerdekaan Palestina, Ulama Kompak Tolak Pernyataan Prabowo

Ratusan ulama menyatakan ketidaksetujuan terhadap pernyataan Cawapres 02, Prabowo Subianto terkait sikap Indonesia yang seharusnya menghormati rencana Australia untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. 

Pernyataan sikap tersebut, ditunjukkan dengan pembacaan butir-butir penolakan saat acara  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Halaqoh Ulama se-Jawa & Doa untuk Palestina di Pesantren Al-Muhajirin Kampus 1, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, Minggu (25/11/2018).

Isi butir-butir penolakan tersebut berbunyi, "Perjuangan untuk kemerdekaan Palestina adalah komitmen kemanusiaan yang harus terus digelorakan semua bangsa di dunia, terutama umat Islam. Penjajahan Israel terhadap Palestina adalah wajah buruk kolonialisme yang bertentangan dengan nalar kemanusiaan, kebangsaan, dan keagamaan.

Selengkapnya klik di sini

2. Diduga Tekanan Terlalu Kuat, Pipa PDAM Tirtawening di Banjaran Meledak

Pipa milik PDAM Tirtawening Kota Bandung meledak di Kampung Tarigu, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Sudrajat mengatakan, pipa tersebut meledak dan pecah pada Minggu (25/11/2018) dini hari.

"Kejadiannya kira-kira pukul 03.30 WIB," tutur Sudrajat ketika dihubungi ayobandung.com.

Selengkapnya klik di sini

3. Pemprov Jabar dan bjb Segera Luncurkan bjb Mesra

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama bank bjb sedang mempersiapkan program baru yang diberinama pinjaman  Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra). Kredit terobosan baru ini, ini tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, hanya dikenakan biaya administrasi yang ringan. 
 
“bjb Mesra ini berbeda dengan jenis pinjaman lainnya, dilatarbelakangi oleh fenomena sosial di masyarakat khususnya daerah yang minim akan akses pembiayaan, sehingga terjerat pinjaman informal dengan bunga yang sangat tinggi. Selain itu pinjaman ini memiliki biaya administrasi ringan, bebas bunga, tidak ada agunan, dan berjangka waktu maksimum 12 bulan,” jelas Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan, kepada wartawan di Jakarta melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (24/11/2018).
 
Menurutnya, biaya administrasi yang akan dikenakan kepada para penerima fasilitas bjb Mesra merupakan biaya operasional para petugas lapangan, biaya materai, pencetakan formulir-formulir, dan lain-lain.

Selengkapnya klik di sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar