Yamaha

Pemkab Bandung Buka Perekaman E-KTP di Sekolah dan Kecamatan

  Jumat, 23 November 2018   Mildan Abdalloh
Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Bandung, Kasta Wiguna, saat menjelaskan upaya percepatan perekaman KTP elektronik di acara Ngawangkong bari Ngopi yang difasilitasi Humas Pemkab Bandung di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Jumat (23/11/2018). (Mildan Abdalloh/ayobandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung melakukan percepatan perekaman KTP elektronik.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapat haknya dalam pemilihan umum 2019. Sesuai aturan, masyarakat yang terdaftar dalam daftar pemilih adalah masyarakat yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Kasta Wiguna mengatakan, salah satu fokus pekerjaannya adalah memastikan daftar potensial pemilih untuk melakukan perekaman KTP elektronik.

"Ada beberapa program yang kami lakukan untuk pemilih potensial bisa melakukan perekaman KTP elektronik," tutur Kasta saat Ngawangkong bari Ngopi yang difasilitasi Humas Pemkab Bandung di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Jumat (23/11/2018).

Program pertama adalah mengunjungi SMA dan SMK Negeri. Di sekolah tingkat menengah tersebut, banyak pelajar yang pada April 2019 akan berusia 17 tahun. Dengan begitu, pihaknya melakukan perekaman KTP elektronik kepada pelajar yang akan melakukan pencoblosan pada Pemilu.

"Sebagian besar SMA dan SMK Negeri sudah kami datangi dan pelajar potensial pemilih untuk perekaman KTP elektronik," katanya.

Program perekaman KTP elektronik di SMA dan SMK terus dilakukan supaya semua masyarakat potensial pemilih bisa menggunakan haknya dalam pemilu 2019.

Selain itu, Disdukcapil Kabupaten Bandung juga membuka perekaman KTP elektronik di kecamatan.

Kasta mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik untuk mendatangi kecamatan masing-masing.

Perekaman di kecamatan juga bisa dilakukan bagi pemilih potensial atau yang akan berusia 17 tahun pada April 2019.

"Yang belum berusia 17 tahun tapi akan berusia 17 tahun dan berhak memilih pada pemilu 2019, silakan datang ke kecamatan untuk melakukan perekaman KTP elektronik," katanya.

Namun, bagi masyarakat yang berusia di bawah 17 tahun, hanya bisa melakukan perekaman. Sementara itu, fisik KTP elektronik baru akan diberikan jika sudah berusia 17 tahun.

"Bagi yang belum berusia 17 tahun, hanya melakukan perekaman KTP elektronik. Fisiknya nanti kalau sudah 17 tahun, karena KTP diberikan setelah 17 tahun, tidak boleh kurang," ungkapnya.

Kecuali bagi masyarakat yang berusia kurang dari 17 tahun yang sudah menikah, KTP elektronik bisa diminta untuk dicetak.

Sejauh ini, berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil Kabupaten Bandung, masih terdapat kira-kira 63.000 masyarakat belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Dinas Kependudukan terus berupaya melakukan perekaman KTP elektronik sebelum pemilu 2019. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya.

"Kami imbau agar masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik segera melakukannya," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar