Yamaha Lexi

Cara Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker Payudara

  Jumat, 23 November 2018   Fathia Uqimul Haq
Dokter Bedah Onkologi, Farida Briani Sobri. (Fathia Uqim/ayobandung)

CIBEUNYING KALER, AYOBANDUNG.COM--Kanker Payudara menjadi kanker paling mematikan nomor satu di Indonesia. Angka kejadiannya bisa 40 per 100 ribu perempuan. Hal ini harus menjadi perhatian khusus supaya masyarakat dapat menghindari atau mengobati sejak dini supaya harapan hidup masih tinggi. 

Pengetahuan yang masih kurang harus dibarengi dengan sosialisasi  berbagai perangkat. Setidaknya, perempuan perlu melakukan periksa payudara sendiri (Sadari) sebagai pengecekan awal. Karena kanker payudara tidak memiliki satu sebab khusus. Kanker terjadi akibat mutasi gen yang setiap waktu dapat terjadi.

Dokter Bedah Onkologi, Farida Briani, mengatakan di daerah berkembang Selangor, Malaysia sudah menyadari adanya Sadanis atau periksa payudara klinis. Karena masyarakat takut dengan dokter, akhirnya dokter memberikan pengarahan kepada bidan, posyandu, perangkat wilayah di daerahnya untuk memeriksa payudara. Ketika ada kecurigaan, dia harus diperiksa langsung oleh dokter.

Melalui Sadanis yang dimulai dari perangkat wilayahnya, kanker payudara di Selangor bisa turun hingga 30 persen, katanya, Kamis (22/11/2018). 

Ketika perempuan yang terdeteksi kanker payudara datang dalam stadium awal, pasien bisa memilih pengobatan macam-macam, angka harapan hidup lebih tinggi, dan pembiayaan murah. Biasanya benjolan di payudara dapat teraba ketika sudah memasuki stadium dua ke atas. Jadi jangan menunggu ada benjolan atau rasa sakit terlebih dulu karena kanker payudara pada umumnya tidak disertai rasa sakit. 

Usia 25 tahun ke atas harus rutin ke dokter setahun sekali untuk pengecekan, ujarnya. 

Tidak ada pantangan soal makanan untuk mencegah kanker payudara. Cukup makan makanan 4 sehat lima sempurna saja mampu mencegah kanker payudara. Pertahankan indeks masa tubuh kurang dari angka 25, olahraga teratur lima kali dalam seminggu dengan tingkat moderat selama 30 sampai 60 menit, tidur malam cukup dan berkualitas. 

Hindari polusi dan zat karsinogenik, memiliki cara pikir positif, dan selalu optimis, ucap Farida

Lakukan pengecekan secara teratur supaya bisa terdeteksi sejak awal. Cukup makan semua nutrisi berimbang dan sesuai kebutuhan terutama vitamin A, D, dan Asam Folat. Untuk penderita, juga diperlukan kecukupan vitamin A, B, C, dan E. 

Sadari adalah hal penting yang harus dilakukan tiap bulan antara hari tujuh sampai 15 dihitung dari haid pertama. Pengecekan rutin sekali setahun sebaiknya dilakukan pada periode waktu yang sama seperti Sadari. 

Bercerminlah dan amati payudara dengan lengan tergantung di samping badan. Kedua, lakukan langkah tadi dengan posisi lengan di atas dan di belakang kepala, katanya. 

Ketiga, lakukan langkah pertama dan ke dua dengan posisi lengan bertolak pinggang. Keempat, rabalah payudara menggunakan permukaan jari-jari tangan secara berurutan dan teliti. Kelima, pijatlah puting susu apakah keluar cairan atau tidak. Jika keluar cairan lengket atau disertai darah, segeralah periksakan ke dokter.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar