Yamaha Mio S

Jangan Sembarang Menggunakan Teeth Trainer

  Jumat, 16 November 2018   Fathia Uqimul Haq
Dokter Gigi Spesialis Orthodontik, Gita Gayatri. (Fathia Uqim/ayobandung)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Salah satu hal yang membuat seseorang tidak percaya diri adalah kondisi gigi yang tidak rapi. Akibatnya, segala macam perawatan tanpa didasari edukasi membuat segelintir orang membeli alat perapi gigi dari penjualan bebas di daring tanpa pemeriksaan dokter gigi.  

Di media sosial, banyak toko menjual perapi gigi yang dikenal teeth trainer. Mereka tanpa pikir panjang mencoba teeth trainer supaya tampil menarik tanpa pengetahuan terlebih dulu. 

"Penggunaan teeth trainer itu harus tergantung indikasi. Tidak semua kasus bisa dirawat dengan teeth trainer dan harus dibawah pengawasan dokter gigi," ujar dokter gigi spesialis orthodontik, Gita Gayatri, Kamis (15/11/2018). 

Namun, beberapa orang memakai teeth trainer seenaknya dengan membelin buatan pabrik. Padahal seharusnya teeth trainer dibuat oleh dokter gigi sesuai ukuran dan hasil pemeriksaan giginya. 

"Karena ada urutannya, ada kap serialnya. Kalau sembarangan maka gigi akan goyang, gusi bengkak, jadinya susah untuk mengunyah," jelasnya. 

Dampak penggunaan teeth trainer bukan dari rekomendasi dokter gigi menyebabkan alat tersebut menggerakkan gigi, gaya kunyah berlebihan membuat gigi goyang, dan kerusakan gigi lainnya. 

Pada saat pemakaian, lanjutnya, gigi harus tetap terkontrol supaya gusi tidak membengkak dan tidak rusak. 

"Harus ada edukasi karena mulai banyak keluhan misalnya akibat perawatan tukang gigi. Karena kompetensinya harus dikaksanakan oleh orthodontik," tegasnya.

Menurut Gita, kunci edukasi kepada masyarakat adalah menjelaskan bahwa ada efek samping jika tidak melakukan dengan pengawasan dokter. 

Dia berpesan supaya masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh alat instan untuk memperbagus gigi karena itu kebiasaan buruk. 

"Lebih baik mencegah dengan menjaga kebersihan, tidak membeli alat dari online karena mereka tidak akan bertanggung jawab, dan harus rutin mengenalkan anak-anak ke dokter gigi," kata dia. 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar