Yamaha Aerox

Bawaslu Kabupaten Bandung Ingatkan Kades dan ASN Netral

  Kamis, 15 November 2018   Mildan Abdalloh
Ilustrasi ASN.(Antara)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung mengingatkan Aparatur Sipil Negara dan Kepala Desa untuk tetap netral dalam Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehudin mengatakan sesuai dengan Undang-undang nomor 7 tahun 2017, ASN dan Kedes dilarang terlibat dalam mendukung salah satu pasangan calon.

AYO BACA : Data dan Fakta 30 Kecamatan di Kota Bandung

Sesuai pasal 282 UU nomor 7 tahun 2017, ASN dan Kades tidak boleh mengeluarkan tindakan dan keputusan yang menguntungkan peserta pemilu.

"Jika terbukti melanggar, bisa terkena sanksi pidana ataupun kepegawaian," tutur Januar saat sosialisasi pengawasan ASN di Soreang, Kamis (15/11/2018).

AYO BACA : Lawan PSIS, Gomez Akan Pasangkan Ezechiel-Agung

Peserta pemilu yang dimaksud dalam UU nomor 7 tahun 2017 kata Januar adalah calon presiden, juga partai politik.

"Dalam hal ini, Calon anggota Legislatif baik DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD menjadi bagian dari peserta pemilu," ujarnya.

Dengan demikian, jika ada ASN dan Kades yang mendukung salah satu calon legislatif, bisa dianggap melanggar undang-undang pemilu.

Sebagai jabatan politis, Kades kata Januar mempunyai kerawanan tersendiri. Menurut Januar, pada Pilgub lalu ada seorang Kades yang ditetapkan melanggar pidana karena tidak netral.

"Kami ingatkan baik ASM maupun Kades untuk tetap netral dalam pemilu 2019," tutupnya.

AYO BACA : Hadapi PSIS Semarang, Persib Bakal Boyong 18 Pemain

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar