Yamaha Lexi

Komentar Pelatih Fisik Persib Soal Hujatan Suporter

  Selasa, 13 November 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Suporter Persib Bandung. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Kerap menuai tren negatif, beberapa pemain Persib sering mendapatkan komentar buruk dari segelintir suporter di kala penampilan Persib tengah menurun. Komentar pedas itu pun kerap dilayangkan para suporter di sejumlah lini masa, terutama Instagram.

Atas kondisi ini, jajaran Pelatih Persib Bandung pun menyikapi masalah yang menimpa pemainnya. Alhasil, Pelatih fisik Persib Yaya Sunarya menyebut tekanan tersebut secara tidak langsung mempengaruhi beban psikis para pemain.

"Kami hanya bisa protek ke pemain. Agar pandai-pandai menyikapi ketika sedang di atas. Kami (menyarankan) juga harus lebih smart ketika sedang disorot," ungkap Yaya di Stadion Jalak Harupat, Selasa (13/11/2018).

AYO BACA : Mental Pemain Jadi Modal Persib Kejar Juara

Menurutnya, tekanan dari superter tersebut tidak lantas membuat Persib dapat berubah semudah membalikkan tangan. Apalagi keadaan saat ini Persib yang tengah memperjuangkan asa mengejar gelar juara Liga 1 2018.

"Misal Pemain tak lantas lebih baik ketika dapat pujian dari mereka. Atau kita juga lantas lebih baik lagi ketika mereka menghujat," tegas Yaya.

Meski begitu Yaya menuturkan, pemain sudah cukup profesional dalam menanggapi hal tersebut. Menurutnya, kondisi tim lain yang merangkak naik ke atas klasemen pun menjadi salah satu alasan kekhawatiran para pemain.  Oleh sebab itu, diakui Yaya, skuat Maung Bandung memerlukan dukungan penuh dari suporter dalam Situasi saat ini.

AYO BACA : Pelatih Fisik: Kekalahan Persib Bukan Akibat Faktor Stamina Menurun

"Kita profesional, kita selalu mencari cara atau solusi kita agar psikologis pemain lebih terangkat lagi. Dan, kita perlu support dari semua orang. Bukan hanya satu pertandingan kemudian kita lupa dengan 20 pertandingan kemarin, kenapa?" tegas Yaya.

Yaya pun mempertanyakan seseorang yang menyebut dirinya sebagai suporter, namun menggunakan cara kasar untuk mendukung Persib. Termasuk lewat perkataan buruk di media sosial. Pasalnya dalam dunia atlet profesional, kondisi Persib yang tidak melulu berada di atas adalah hal wajar dan fluktuatif.

"Kalau saya sebagai suporter yang baik, saya menangis ketika pemain kita mengalami sesuatu hal yang misal kondisinya sedang tidak baik, atau tidak dalam performa terbaik. Kalau performa fluktuatif, wajar kalau menurut saya," lanjutnya.

Yaya justru meminta dalam kondisi ini lah pendukung alias bobotoh harus bisa mendampingi Persib. Pasalnya ia menegaskan , prestasi Persib tak lepas dari peran suporternya.

"Misal seorang striker tidak bisa cetak gol, tolong bantu support. Sementara ada beberapa orang malah menghujar 'dibayar mahal tapi tidak bisa cetak gol' kenapa? Justru dalam kondisi ini harus saling bahu-membahu. Prestasi ini tidak terlepas dari peran suporternya" terang Yaya.

AYO BACA : Made Akui Mental Pemain Sempat Drop Usai Kalah dari PSMS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar