Yamaha Mio S

Persib Tuai Tren Negatif, Ada Apa?

  Senin, 12 November 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Skuat Persib Bandung. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Dari tiga laga kandang usiran, Persib Bandung belum mampu berhasil petik kemenanganan. Sebelumnya saat menjamu Madura United dan Persebaya, Persib harus kehilangan tiga poin. Teranyar, kegagalan serupa pun harus rela dialami saat menjamu PSMS Medan alkhir pekan lalu.

Menyikapi situasi ini, jajaran pelatih Persib Bandung bakal berbicara dengan para pemain soal masalah yang para pemain alami di lapangan akhir-akhir ini. Apalagi selama menjamu tim Ayam Kinantan dalam laga pekan 30 Go-Jek Liga 1 2018, permainan Supardi cs tidak bisa berkembang.

AYO BACA : Berita Pilihan: Kursi Juara Liga Menjauhi Persib

"Kita kemarin hilang tiga poin, bisa sebenarnya raih poin itu, kita bisa main. Tapi hasil kemarin kita belum bisa bicara kepada pemain. Belum tanya gara-gara masalah apa? Atau mengapa bisa beda dengan pertandingan lain? Capai atau gimana? kita mau tau? Karena mereka (pemain) tidak seperti biasanya bermain di lapangan," kata Asisten Pelatih Persib Fernando Soler usai sesi latihan rutin di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (12/11/2018) sore.

Bukan hanya itu, dalam pertandingan kontra PSMS yang dipimpin oleh Suhardianto itu pun harus berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan PSMS. Sontak dari tren negatif ini, membuat skuat Maung Bandung tidak pernah memperoleh kemenangan dalam tiga laga kandang usiran di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

AYO BACA : Ini Catatan Mantan Pemain Usai Persib Dikalahkan PSMS

Di sisi lain urusan evaluasi gaya permainan, dirinya dengan Kelapa Pelatih Persib Bandung, Mario Gomes belum menemukan titik kesalahan strategi dalam laga terakhir saat menjamu Atim Ayam Kinantan.

"Saya sama Mario sampai tadi malam belum ketemu kesalahan pertandingan kemarin. Masih memikirkan kehilangan tiga poin lawan Medan, belum mengerti sampai sekarang. Karena itu, kita mungkin, besok ada sedikit bicara dengan pemain (secara pribadi)," lanjutnya.

Meski begitu disadari atau tidak, Soler menyebut kekalahan beruntung tiga kali di kandang usiran tampaknya menjadi beban terpendam dari para pemain.

Apalagi dengan adanya larangan pertandingan disaksikan bobotoh cukup memberikan pengaruh psikis bagi pemain. Peran bobotoh yang kerap mendukung di lapangan selalu memberikan dorongan spirit yang tidak sedikit bagi Pangeran Biru.

"Itu maksudnya. Kenapa? kita main dikasih waktu lebih, harusnya pemain beri tahu ada apa, "capai coach atau bagaimana". Saya kemarin malu sebenarnya lihat pemain seperti capai atau bagaimana lah. Soalnya ada beberapa pemain yang lari seperti biasa tapi ada juga pemian yang tidak lari," tandasnya.

AYO BACA : Ini Alasan Umuh Berat Protes ke PSSI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar