Yamaha Aerox

Lion Air Jatuh: Pencarian Dipusatkan di Perairan Karawang

  Sabtu, 10 November 2018   Adi Ginanjar Maulana
Grafis Lion Air PK-LQP

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM–Pihak maspakai penerbangan Lion Air merilis perkembangan terbaru jatuhnya pesawat PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10/2018).

Proses pencarian, Sabtu (10/11/2018), dengan menggunakan pola dan titik lokasi penyapuan yang sama.

Pejabat Komunikasi Strategis Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan proses pencarian tersebut memasuki hari ke-13 dengan melibatkan tim Basarnas 201 orang, termasuk penyelam. 

AYO BACA : Daftar Panjang Insiden Pesawat Lion Air

Untuk pencarian wilayah unsur laut mengerahkan 12 kapal, terdiri KN SAR tiga unit, rubber inflatable boat (RIB) Basarnas empat unit, LCR Basarnas empat unit, dan satu unit kapal Baruna Jaya 1.

"Luas area pencarian bawah air 1,8 kilometer dengan dioperasikan kapal Baruna Jaya 1. Untuk daerah utama penyelaman didukung 41 orang tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) yang mencakup 900 meter persegi," ujarnya melalui keterangan resmi.

Daerah prioritas pencarian permukaan air sejauh 35 kilometer pada kawasan sepanjang garis pantai Tanjung Karawang dan Tanjung Pakis. Daerah prioritas search and rescue unit (SRU) darat sejauh 25 kiometer di sepanjang garis Pantai Tanjung Pakis.

AYO BACA : Menelisik Pemberitaan Lion Air PK-LQP yang Terlupakan

Sedangkan operasi pencarian melalui jalur udara seluas 190 NM2, kata dia, menggunakan dua helikopter, yaitu satu unit HR -1519 dan satu unit HR -1301. Untuk unsur penanganan di darat tersedia lima unit ambulans dari Polri.

Sebagai keterangan tambahan, Jumat (9/ 11/2018), Lion Air menerima konfirmasi dari Basaenas evakuasi satu kantong jenazah, sehingga jumlah terbaru ialah 196 kantong (per 09 November satu kantong, 08 November delapan kantong, 07 November satu kantong, 06 November 22 kantong, 05 November 26 kantong, 04 November 34 kantong, 03 November 31 kantong, 02 November delapan kantong, 01 November sembilan kantong, 31 Oktober delapan kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober 24 kantong).

Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS Polri etap dilakukan. Tim DVI Polri telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi 77 jenazah.

"Lion Air tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko Jakarta," ujarnya.

Lion Air akan menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut.

Lion Air telah membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi di nomor telepon (021)-80820002.

AYO BACA : Lion Air Jatuh: Paranormal Bantu Cari Korban dan Puing Pesawat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar