Yamaha Aerox

Tanamkan Kesadaran Pajak Kepada Generasi Muda Lewat Pajak Bertutur

  Jumat, 09 November 2018   Dadi Haryadi
Kepala Kanwil DJP Jabar 1, Yoyok Satiotomo memberikan edukasi kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik di kampus LPKIA, Kota Bandung, Jumat (9/11/2018). (Dok Humas Kanwil DJP Jabar 1)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM--Kantor Wilayah DJP Jawa Barat 1 melakukan Pajak Bertutur di kampus LPKIA, Jalan Soekarno Hatta Nomor 456, Batununggal, Kota Bandung, Jumat (9/11/2018). Program ini bagian dari Inklusi Kesadaran Pajak dalam Sistem Pendidikan Nasional.

Kepala Kanwil DJP Jabar 1, Yoyok Satiotomo mengatakan dalam rangka mewujudkan generasi yang mempunyai kesadaran pajak, pihaknya melakukan program edukasi nilai-nilai kesadaran pajak kepada generasi muda melalui pendidikan.

AYO BACA : Kanwil DJP Jabar I Edukasi Pajak di Kampus Unisba

"Pajak bertutur merupakan upaya bersama Direktorat Jenderal Pajak dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam Pendidikan," ujar Yoyok.

Dia menjelaskan upaya mewujudkan generasi yang punya kesadaran pajak punya arti penting karena fakta menyebutkan masih rendahnya kesadaran pajak di kalangan wajib pajak dan masyarakat Indonesia. Padahal, denyut nadi pembangunan di Indonesia bersumber dari APBN yang sebagian besar ditopang dari penerimaan 
perpajakan.

AYO BACA : DJP Jawa Barat 1 Gelar Penganugerahan Kantor Pelayanan Terbaik

Berdasarkan data selama kurun waktu 2009-2017, penerimaan pajak belum pernah mencapai 100% dari target yang ditetapkan. Hal tersebut disebabkan tingkat kepatuhan perpajakan (formal dan material) masih rendah. Serta masih banyaknya potensi ekonomi nasional yang belum tergali.

"Ketergantungan APBN terhadap sektor pajak mencapai 80%. Uang yang kita kumpulkan digunakan untuk membiaya semua kegiatan pembangunan," jelasnya.

Sementara itu, kata dia, bonus demografi Indonesia 2010-2045 harus dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Untuk membangun masa depan perpajakan Indonesia, maka perlu dipersiapkan generasi bangsa yang memiliki kesadaran pajak yang lebih baik.

"Budaya sadar pajak harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan agar terbentuk karakter generasi bangsa yang cinta tanah air dan bela negara melalui kesadaran melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan," katanya.

AYO BACA : Kanwil DJP Jawa Barat I Genjot Kesadaran Pajak UMKM

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar