Yamaha Aerox

Mantan Bupati Ini Kritisi Lingkungan Bandung

  Rabu, 07 November 2018   Mildan Abdalloh
(Ilustrasi Pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Mantan Bupati Kuningan Aang Hamid mengkritisi kondisi lingkungan di Bandung raya. Menurutnya, lingkungan di Bandung Raya tidak ramah terhadap bencana yang biasa melanda saat musim hujan, seperti banjir dan longsor.

AYO BACA : Tangani Kerusakan Lingkungan, Kementerian LH Bentuk Kaukus

"Cekungan bandung mempunyai potensi banjir cukup besar, jika hujan besar terus turun," tutur Aang, Rabu (7/11/2018).

AYO BACA : Jabar Semakin Rusak, Anggaran Pelestarian Lingkungan Masih Rendah dari Pilgub

Besarnya potensi terjadi banjir saat musim hujan, kata Aang dikarenakan kawasan Bandung utara yang seharusnya menjadi kawasan konservasi, kini kondisinya gundul.

Air dari kawasan bandung utara tersebut akan langsung meluncur ke sungai dan berpotensi menyebabkan banjir di kawasan cekungan bandung. Begitu juga longsor mengintai Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. “Saya miris kalau melihat kawasan Bandung Utara yang banyak beralih fungsi dari lahan konservasi menjadi kawasan beton," ujarnya.

Dengan kondisi yang ada, seluruh pihak baik Pemprov Jabar maupun pemerintah daerah di wilayah bandung raya harus duduk bersama mencari solusi terbaik. "Harus segera duduk bareng mencari solusi penataan kembali Bandung Utara untuk dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai kawasan lindung,” katanya.

Menurut Aang, suka tidak suka kawasan Bandung Utara ini harus dikembalikan fungsinya. Jangan ada lagi ego sektoral sehingga tak ada keseragaman regulasi di kawasan Bandung Utara. "Selain itu pemerintah di kawasan ini harus mengedukasi masyarakatnya agar sauuyunan ngajaga Bandung,” katanya.

AYO BACA : Pengelolaan Lingkungan Jadi Pekerjaan Rumah Utama Kabupaten Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar