Yamaha Aerox

Cara dan Tips Mengganti Paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung

  Selasa, 06 November 2018   
Paspor. (dmidnightsnack)

Paspor merupakan dokumen yang wajib dibawa saat berpergian ke luar negeri. Sama seperti Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), paspor memiliki masa berlaku yang terbatas. Di Indonesia, paspor berlaku selama lima tahun. Sementara di sejumlah negara Eropa, paspor berlaku selama 10 tahun. 

Jika masa berlaku paspor habis (expired) maka harus diganti. Sedangkan jika masih berlaku, tapi halaman pengecapan sudah habis maka harus diperpanjang. 

Bagaimana caranya? Ternyata nggak sulit. Proses pembuataannya hanya memakan waktu 30-45 menit. 

Langkah pertama adalah mendapatkan nomor antrian dengan mendaftar secara online. Pendaftaran bisa dilakukan melalui situs imigrasi atau di smartphone dengan mengunduh aplikasi antrian paspor.

Untuk mengakses pendaftaran online tersebut diperlukan akun. Jika sudah membuat akun, maka pemohon bisa memilih lokasi kantor imigrasi terdekat, tanggal dan jam perpanjangan sesuai dengan yang dikehendaki. 

Setelah memilih lokasi kantor dan waktu, maka pemohon akan mendapatkan bukti cetak pelaksanaan pergantian paspor dalam bentuk PDF. Bukti tersebut harus dicetak dan dibawa saat datang ke kantor imigrasi.

Tips: Situs imigrasi dan aplikasi antrian paspor sering mengalami kendala seperti tidak terbuka atau loading yang lama. Hal ini karena banyak pemohon yang mengakses situs tersebut. Tipsnya, akseslah situs tersebut di waktu yang sepi. Jika masih gagal, cobalah terus.

Di Bandung ada dua Kantor Imigrasi yaitu Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung Jl Surapati No 82 dan Kantor Imigrasi Bandung Gedung Binacitra, Lantai 3, Jl. Soekarno-Hatta No 162.

Sebelum mendatangi kantor imigrasi sesuai dengan jadwal yang diperoleh lewat pendaftaran online, pastikan pemohon melengkapi dokumen yang diperlukan, membawa materai Rp6000, dan puplen bertinta hitam. Disarankan memakai pakaian formal. 

Tips: Foto semua dokumen tersebut dan simpan di ponsel. Sewaktu-waktu dokumen tersebut akan diperlukan. 

Bagi pemegang paspor keluaran tahun 2009, pemohon paspor baru cukup melampirkan Kartu Tanda Penduduk asli dan fotokopi serta paspor lama. Jika belum memiliki e-KTP, pemohon bisa menunjukkan resi bukti pengambilan foto dan sidik jari dari kelurahan. 

Sedangkan bagi pemegang paspor keluaran sebelum 2009, dokumen yang diperlukan adalah KTP, Kartu Keluarga, Akta/Surat Nikah, dan paspor lama. 

Semua dokumen tersebut dibawa yang asli dan fotokopinya.

Setelah tiba di kantor imigrasi, lakukan proses daftar ulang. Di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung, formulir daftar ulang berada di samping pintu masuk. 

Setelah mengisi, petugas keamanan mempersilahkan pemohon untuk masuk dan duduk untuk menunggu dipanggil petugas.

Selanjutnya, nama pemohon akan dipanggil petugas sesuai nomor antrian. Petugas di meja pertama akan memverifikasi semua dokumen yang diperlukan dan diberikan dua formulir isian. Formulir pertama soal pernyataan kebenaran data yang diisi pemohon dan dibubuhi materai. Formulir kedua tentang identitas diri. Semua berkas tersebut dimasukan dalam map. 

Tips: Untuk mengisi formulir kedua, pastikan pemohon mengetahui nama dan tempat tanggal lahir ayah, ibu, dan pasangan bagi yang sudah menikah. 

Langkah berikutnya, pemohon menyerahkan dokumen yang sudah diverifikasi petugas dan formulir isian ke meja kedua. Dokumen tersebut akan diperiksa dan diserahkan kembali pada pemohon. Petugas kemudian akan memberikan nomor antrian kepada pemohon untuk sesi foto. 

Pemohon diminta untuk menunggu dan akan dipanggil melalui speaker berdasarkan nomor urut. Setelah dipanggil di meja ketiga, dokumen dalam map diserahkan. Pemohon akan difoto dan diambil sidik jarinya. 

Tips: Pastikan wajah dalam kondisi terbaik, tidak brewokan atau berambut panjang bagi pria. Tidak diperkenankan memakai kemeja putih, kacamata, dan softlense saat pengambilan foto. 

Setelah foto dan pengambilan sidik jari, pemohon akan mendapatkan resi untuk pembayaran.

Harga pergantian atau perpanjangan paspor ini adalah Rp355.000. Pembayaran dapat dilakukan di bank atau melalui kantor pos. Pembayaran paling lama dilakukan selama tujuh hari kerja. Jika lewat batas waktu itu, maka semua proses yang sudah dilalui akan hangus. Sedangkan paspor bisa diambil empat hari setelah melakukan pembayaran. 

Andres 

 

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar