Yamaha Lexi

Hati-hati Menggunakan GPS di Jalan Raya

  Jumat, 02 November 2018   Adi Ginanjar Maulana   Netizen
Ilustrasi GPS.(: www.staysafeapp.com)

Global Positioning System (GPS) merupakan aplikasi yang digunakaan sebagai alat navigasi oleh para pengemudi kendaraan untuk mencapat tempat tujuan.

Saat ini sebagian pengendara sepeda motor selalu menggunakan GPS untuk bepergian.

Di satu sisi penggunaan aplikasi ini membantu memandu pengendara agar mengetahui rute mencapai tujuannya. Namun, di sisi lain aplikasi ini sangat membahayakan jika pengendara hanya fokus terhadap GPS, bukan jalan.  

Terlebih bila pengendara sepeda motor menggunakan satu tangan sambil memegang ponsel untuk melihat GPS. Bahayanya lagi jika pengendara yang tiba-tiba berhenti tanpa menepi di pinggir jalan.

Salah satu penggunaan GPS saat ini adalah pengendara ojek online. Di jalan raya, hampir semua pengendara ojek online memakai GPS dalam menuntun arah tujuannya. 

GPS dan Kosentrasi Mengemudi

Dalam Pasal 283 juncto Pasal 106 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan pengemudi kendaraan bermotor harus konsentrasi berkendara secara wajar. Berkendara secara wajar adalah fokus melihat jalan, tidak mengantuk, tidak terpengaruh minuman keras atau obat-obatan, dan tidak memegang ataupun mengoperasikan telepon seluler.

Pengendara seharusnya mengatur GPS sebelum memulai perjalanan. Jika diperlukan lakukan pengaturan atau pengecekan ulang GPS. Ada baiknya berhenti ke tepi jalan untuk melihat arah tujuan. Pengendara pun bisa meletakan GPS di sekitar pengemudi, contohnya menempelkan ponsel pada bagian depan.

Tiyas Sufiyanti

Mahasiswa Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar