Yamaha Lexi

Cara Aqil Savik Bagi Waktu Kuliah dan Sepak Bola

  Kamis, 01 November 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Penjaga Gawang Persib Bandung, Aqil Savik (irfan/ayobandung.com)

AYO BACA : Black Box JT610 Berhasil Diangkat dari Dasar Laut

AYO BACA : Pemprov Jabar Anugerahkan BKD Award 2018

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM--Penjaga Gawang Persib Bandung, Aqil Savik, adalah salah satu pemain Persib yang tengah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Saat ini, ia terdaftar sebagai mahasiswa semester satu jurusan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pasundan.

Penjaga gawang yang sempat membela Tim Nasional U-19 di piala AFC U-19 itu mengaku kendala tentang membagi waktu antara profesinya sebagai pesepak bola profesional dan sebagai mahasiswa.
 
“Kendalanya sih paling komunikasi sama dosen. Tapi kalau kita komunikasi sama dosennya bagus, dosen juga ngerti kalau kita gak bisa masuk," ungkap Aqil.

Alhasil, Aqil pun dituntut untuk senantiasa bisa menjalin komunikasi dengan dosennya agar tak ketinggalan materi pelajaran.

"Aqil kan sekarang sering ngedeketin dosen juga, ngobrol kalau Aqil punya kerjaan di luar kuliah," lanjutnya.

Semisal pada latihan kemarin, Rabu (31/10/2018) sore, Persib berlatih dengan sebagian pemain saja. Pemain yang tidak tampil pada laga kontra Bali United langsung diberi porsi latihan oleh Mario Gomez. Aqil Savik datang menyusul.

Terkait hal itu, Aqil mengatakan, harus mengikuti perkuliahan karena ada persiapan jelang ujian tengah semester. Ia juga menambahkan, selama membela Timnas U-19, Aqil harus mengorbankan studinya selama beberapa bulan.

"Iya telat, soalnya tadi kuliah. Ngedadak ditelepon. Kan saya besok UTS, ya saya ngurusin kuliah dulu. Udah lama juga kan dari awal timnas saya udah gak kuliah. Udah hampir empat bulan jadi baru sekarang kuliah," tutur Aqil.

Keseriusan kiper bernomor punggung 30 itu terhadap pendidikan sama besarnya dengan kiprahnya di dunia sepak bola. Menurut pemuda kelahiran 17 Januari 1999 itu, pendidikan amat penting sebagai kunci meraih masa depan. Dia pun mengaku sebisa mungkin tidak melewatkan materi yang disampaikan dosen.

"Karena sering keganggu waktu kuliahnya, paling dosen suka nyuruh nyatet atau pinjam catatan ke temen yang udah aja," ujarnya.

AYO BACA : Setop Sebar Isu Penyebab Kecelakaan Lion Air JT-810

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar