Yamaha Aerox

Komisi IV Monitoring UPTD ESDM Wilayah III Purwakarta

  Rabu, 31 Oktober 2018   Dadi Haryadi
Monitoring Komisi IV ke UPTD ESDM Purwakarta. (Dok Humas DPRD Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan monitoring evaluasi anggaran APBD Tahun Anggaran 2018 ke Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) ESDM wilayah III Purwakarta, Jalan Colonel Singawinata, Kabupaten Purwakarta.

Monitoring Evaluasi Anggaran Tahun 2018 dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program kerja yang telah dilaksanakan dan apa saja kendala yang dihadapi dari dinas terkait.

AYO BACA : DPRD Jabar Siapkan Perda Permukiman dan Perumahan

Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Nia Purnakania mengatakan, kegiatan monitoring merupakan kegiatan yang selalu dilakukan menjelang akhir tahun untuk mengontrol kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan mitra kerja dari Komisi IV.

“Banyak kegiatan mitra kerja yang perlu kita pantau sebagtai pertanggungjawabannya,” ujar Nia seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Kamis (1/11/2018).

AYO BACA : Komisi IV DPRD Jabar Pertanyakan TPPAS Legok Nangka

Nia menambahkan, yang menjadi sorotan dari Komisi IV untuk kegiatan UPTD ESDM WILAYAH III Purwakarta yang berhubungan dengan masyarakat dan baru mencapai 55% adalah program rasio elektrifikasi atau sambungan listrik ke rumah tangga. 

Untuk pemenuhan hingga mencapai 100% maka Komisi IV akan mensuport kebutuhan yang diperlukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. “Target kedepannya tentu semua lapisan masyarakat dapat merasakan program elektrifikasi,” singkat Nia.

Kepala Cabang UPTD ESDM Wilayah III Purwakarta Tedy Rustiady menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan Komisi IV sebagai mitra kerja untuk evaluasi 2018. Terdapat beberapa kegiatan yang masih rendah pencapaiannya karena masalah non teknis seperti kurang atau berubahnya data-data yang ada seperti yang terdapat dalam program Lisdes (listrik masuk desa).

“Justru diperlukan masukan yang lebih akurat untuk pengawasan,” ucapnya.

Sementara untuk tahun 2019 program kerja yang akan menjadi andalam atau prioritas utama, Tedy mengatakan terdapat kegiatan pembinaan pengawasan di berbagai sektor. Di antaranya pengawasan air tanah dan tambang.

AYO BACA : DPRD Jabar Dorong Pendapatan Sektor Pajak Kendaraan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar