Yamaha Mio S

Lion Air Jatuh: Pernyataan Boeing soal Jatuhnya Lion Air JT610

  Senin, 29 Oktober 2018   Andres Fatubun
Ilustrasi Boeing. (Reuters)

CHICAGO, AYOBANDUNG.COM--Boeing Company memberikan tanggapan atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 pada Senin (29/10/2018) pagi sekitar pukul 06.20 WIB di perairan Karawang, Jawa Barat.  

Dalam rilisnya yang disampaikan di halaman resmi Boeing, perusahaan multinasional yang bermarkas di Illinois tersebut menyampaikan bela sungkawa mendalam. 

"Kami sangat berduka dengan keluarga korban dan menyampaikan simpati untuk mereka yang ditinggalkan," tulis rilis tersebut.

Boeing selanjutnya siap memberikan bantuan teknis untuk melakukan investigasi berdasarkan protokoler internasional. Dalam hal ini Boeing siap bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

AYO BACA : Identitas Pilot, Kopilot, dan Enam Awak Kabin JT610 yang Jatuh

JT610 bertolak dari Bandara Soekarna Hatta pada pukul 06.10 WIB, dengan tujuan Pangkal Pinang dengan jadwal kedatangan pukul 07.20 WIB. Namun, pesawat dikabarkan hilang kontak setelah mengudara selama 13 menit. 

JT610 merupakan jenis Boeing 737-8 Max yang baru beroperasi selama tiga bulan.

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 penumpang bayi.

Pesawat dikomandoi kapten Bhavye Suneja dengan kopilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari yang sedang pelatihan dan satu teknisi.

Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan kopilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang.

AYO BACA : Basarnas: Kami Temukan Serpihan Puing Pesawat di Laut

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar