Yamaha Mio S

Ini Profil Boeing 737 Max 8 Milik Lion Air yang Hilang

  Senin, 29 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Boeing 737 Max 8 Lion Air

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sekitar tiga bulan lalu, tepatnya pada Agustus 2018, Lion Air menerima kedatangan armada barunya, yaitu pesawat Boeing 737 MAX 8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
 
Pesawat dengan kode registrasi PK-LQJ ini merupakan unit Boeing 737 MAX-8 pertama yang diterima Lion Air, setelah sebelumnya pada Mei 2017 Malindo Air atau yang akan segera berubah nama menjadi Batik Air Malaysia menjadi maskapai pertama di dunia yang menggunakan Boeing 737 MAX-8.
 
“Sebagai maskapai pertama di Indonesia yang mengoperasikan MAX-8 tentunya kami sangat bangga. Pesawat baru ini akan mendukung kami untuk dapat terus mengembangkan rute-rute perjalanan ke destinasi yang lebih jauh lagi, dan menjalankan peran penting dalam menghadirkan biaya penerbangan yang terjangkau,” Ujar Andy M Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group, dikutip dari lionair.co.id pada Juli 2018.
 
Boeing 737 MAX 8 bisa terbang selama 7 jam 30 menit tanpa mengisi bahan bakar.

Jenis 737 Max 8 merupakan pesawat boeing pertama yang memiliki fitur double winglet.

AYO BACA : Daftar Panjang Insiden Pesawat Lion Air

Mesin Boeing 737 MAX 8 mampu meredam suara mesin sebesar 40%. Penumpang yang naik pesawat ini juga memiliki kesempatan untuk membawa bagasi lebih banyak.
 
Andy menambahkan, Lion Air Group telah melakukan pemesanan Boeing 737 MAX 8 sebanyak 218 unit yang rencananya akan dikirimkan sebanyak 8 unit di tahun 2017 ini. Sebanyak 3 unit untuk Malindo Air di Malaysia dan 5 unit untuk mendukung operasional Lion Air di Indonesia.
 
“Setelah menjadi pengguna pertama Boeing 737 MAX-8 di dunia yang dioperasikan oleh Malindo Air, Lion Air Group juga merupakan launch customer dari Boeing 737 MAX-9. Pada 20 Juni 2017, Lion Air Group kembali menjadi launch customer dari Boeing 737 MAX-10 setelah melakukan pemesanan 50 pesawat Boeing 737 MAX-10 di Paris Air Show,” tutupnya.
 
Lion Air saat ini mengoperasikan 113 pesawat yang terdiri atas Boeing 737-800/ 900 ER/ MAX-8 dan juga Airbus A320-300. Setiap harinya Lion Air terbang dengan frekuensi penerbangan sebanyak 630 penerbangan per harinya menuju 44 destinasi baik domestik maupun internasional.
 
Pada Maret 2017, Lion Air telah teregistrasi di IOSA (IATA Operational Safety Audit), dan sebelumnya, pada Juni 2016, Lion Air telah berhasil keluar dari EU Ban List.

Adapun Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air ini baru mulai beroperasi pada 15 Agustus 2018.

AYO BACA : Identitas Pilot, Kopilot dan Enam Awak Kabin JT610 yang Jatuh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar