Yamaha

Alami Kemunduran, Manajemen Bakal Evaluasi Kinerja Persib

  Minggu, 28 Oktober 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Kuswara S Taryono bersama jajaran manajeman Persib Bandung. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Manajemen Persib Bandung mengaku akan mengevaluasi kinerja Persib selama satu musim ini. Pasalnya, prestasi Persib yang gemilang di tengah musim kini mengalami kemunduran.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Kuswara S Taryono mengakui keterpurukan ini memang dipengaruhi berbagai faktor. Baik gangguan di dalam tubuh Persib Bandung maupun nonteknis di luar lapangan. 

"Ini karena banyaknya gangguan baik dalam tim maupun dari nonteknis di luar lapangan. Tentu, akhir musim itu ada evaluasi, pada saat evaluasi ada rapat internal untuk masalah ke depan. Tapi sekarang bukan ke depan, tapi jangka pendek dulu," kata Kuswara di Graha Persib belum lama ini.

Dengan begitu, Kuswara menyadari banyak hal yang harus dibenahi dari Persib. Termasuk mengenai banding yang diberikan Persib atas sanksi Komdis PSSI saat laga kontra Persija Jakarta, akhir September lalu.

AYO BACA : Mario Gomez Ancam Hengkang dari Persib, Ini Sikap PT PBB

"Intinya manajemen berusaha memberikan yang terbaik dalam hal apap un untuk Persib," kata Kuswara

Asa Juara Di Tengah Kesakitan

Sementara itu, Manajer Persib Umuh Muchtar mengimbau agar skuat Maung Bandung dapat memaksimalkan sisa laga. Pasalnya di tengah "kesakitan" ini, diakui Umum, tecatat Maung Bandung masih memiliki tujuh laga sisa hingga akhir musim pada 9 Desember mendatang.

"Kita itu lagi sakit. Lagi terpuruk. Lagi bingung ditambah bingung. Makanya kita minta tolong pada semuanya, Persib ini masih ada tujuh kali laga yang harus terus fokus," ungkap Umuh.

AYO BACA : Pelatih dan Manajemen PT PBB Tak Harmonis?

Meski begitu, belum reda dari kebingungan terdahulu, Umuh pun mengaku cukup khawatir soal kejadian pelatih Persib, Mario Gomez yang memasuki lapangan pada saat pertandingan kontra PSM.

Hal ini ditakutkan Umuh, Gomez turut mendapat sanksi dari Komdis PSSI atas kelakuannya tersebut. Lantaran penerjemah Persib, Fernando Soler sudah terlebih dulu terkena sanksi larangan masuk pertandingan hingga akhir musim.

"Biasanya Rabu suka ada sidang komdis, ini juga (khawatir) kalau Gomez dihukum jadi masalah besar lagi. Gomez sudah ngomong akan memajukan, siap untuk jadi juara, tapi menyayangkan kenapa masuk ke lapangan," kata Umuh menyesalkan.

Di sisi lain, mengenai pernyataan Gomez yang merasa sendirian tanpa dukungan manajemen, Umuh mengakui cukup bertanggung jawab sebagai manajer.

"Memang saya harus ada di lapangan. Mungkin ada miskomunikasi atau mungkin tidak ada pendekatan manajer dengan pelatih. Seharusnya masalah ini tidak membuat tim bingung dan Bobotoh juga tidak terprovokasi," jelasnya.

Oleh sebab itu, Umuh menyakini langkah ke depan manajemen harus duduk bersama dengan Gomez dan Soler untuk menentukan langkah Persib ke depan.

"Mudah-mudahan nanti ada langkah Gomez dan Soler bicara bersama manajemen supaya lebih jelas langkah dan arahnya. Saya punya keyakinan Persib akan bisa meraih hasil positif," pungkas Umuh.

AYO BACA : Berita Pilihan: Persib, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar