Yamaha NMax

MWA Akan Kaji Ulang, Penetapan Rektor Unpad Diundur

  Sabtu, 27 Oktober 2018   Fathia Uqimul Haq
Ketua Majelis Wali Amanat Unpad, Rudiantara dalam jumpa pers terkait pengkajian ulang pemilihan rektor, Sabtu (27/10/2018). (Fathia Uqimul Haq /ayobandung.com).

DIPATI UKUR, AYOBANDUNG.COM--Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad, Rudiantara mengatakan akan mengkaji ulang proses pemilihan Rektor Unpad. Karena ada dinamika yang terjadi selama pemilhan rektor (Pilrek) mengharuskan MWA menunda proses penetapan rektor. 

"Mungkin akan ada perubahan proses, nah sekarang sedang dilakukan review atas proses itu sendiri berdasarkan masukan dari stakeholder utama," katanya, dalam jumpa pers di Gedung Magister Manajemen Jalan Dipati Ukur, Sabtu (27/10/2018). 

Rudiantara menyebut dinamika dari proses pemilihan rektor ini akan disikapi dengan  melakukan beberapa perbaikan. Hal tersebut  bukan karena pengaduan individu, melainkan proses yang harus berjalan. 

"Kami ingin mendudukan, menerapkan good government. Suatu proses yang transparan, fair kepada siapapun bukan hanya kepada carek (calon rektor) yang mendaftar juga pada yang melakukan proses itu sendiri dalam hal ini panitia pemilihan rektor," ujarnya.  

Proses pengkajian ulang, kata Rudiantara, tidak lebih dari dua minggu. Karena berdasarkan statuta dari Unpad PP 51, paling lambat MWA menetapkan rektor tiga bulan sebelum masa berakhirnya masa jabatan rektor.

"Masa berakhir jabatan rektor 13 april 2019. Selama-lamanya bulan Januari tanggal 13 kita sudah menetapkan siapa rektor untuk periode 2019-2024," jelas Rudiantara.  

Rudiantara menegaskan hal itu bukan berarti mengulur waktu. Melainkan untuk menekankam pemerintahan yang berkualitas supaya hasilnya baik. 

"Tentunya kita tidak berharap dari nol sama sekali artinya menjaring lagi dan sebagainya. Prosesnya boleh dikatakan yang delapan kemarin pun punya kualitas yang boleh dikatakan memadai, syarat administrasi sudah lewat kita," kata Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar