Yamaha Mio S

AYO PEMUDA: Silaturahmi ala Komunitas Bandung Skateboarder

  Kamis, 25 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Komunitas Bandung Skateboarder (Sri Rahayu)

DAGO, AYOBANDUNG.COM--Banyak pemuda di Bandung yang berkumpul dalam sebuah komunitas. Salah satunya komunitas Bandung Skateboarder yang menjadi wadah pecinta olahraga skateboard.

Komunitas yang terbentuk sejak 2007 ini memiliki tujuan awal sebagai sarana silaturahmi sesama pecinta papan beroda. Selain itu, komunitas ini juga menjadi komunitas yang mewakili aspirasi komunitas skateboard lainnya di Kota Bandung.

Kegiatan komunitas ini tak jarang didukung brand atau group yang mengadakan event skate.

Salah satu pecinta skateboard, Soffi Gahara, mengatakan, komunitas ini biasanya berkumpul di skatepark atau tempat lainnya.

“Hanya sekadar berkumpul atau merencanakan sebuah ide tentang scene skateboard di Bandung,” ungkapnya saat diwawancarai Ayobandung.com via surel, Selasa (23/10/2018).

Dia juga menceritakan tentang tidak adanya data secara spesifik mengenai jumlah anggota komunitas ini.

Akan tetapi, komunitas Bandung Skateborder pernah melakukan semacam perhitungan acak dengan membagikan tiga ribu kaos dalam menyambut Skateboarding Day 2013.

“Semua kaos habis dibagikan kepada semua skateboarder di kota Bandung. Dari situ kami mempunyai angka acak jumlah skateboarder di kota Bandung. Akan tetapi dari tahun ke tahun terlihat banyak peningkatan yang bermain skate,” kenangnya.

AYO BACA : AYO PEMUDA: Seni untuk Advokasi ala Komunitas Mural Bandung

Salah satu tempat yang sering dijadikan arena untuk menjajal kemampuan bermain skateboard adalah Taman Jomblo atau Pasopati Skatepark.

Pasopati Skatepark merupakan hibah dari pemerintah kota Bandung yang dikelola dengan berbagai cara, salah satunya dengan sistem patungan.

Soffi menganggap tempat tersebut memang masih jauh dari kata layak. Akan tetapi, setidaknya komunitas Bandung Skateboarder sudah mencoba untuk mengelolanya.

Dari tempat ini, ungkap Soffi, lahir skateboarder yang cukup andal dan berprestasi baik di ajang skate tingkat lokal maupun nasional.

Berdasarkan pernyataan Soffi, satu-satunya atlet skateboarder dari Bandung yang mendapatkan kesempatan untuk bermain pada ajang Asian Games 2017 adalah Pevi Permana.

Di ajang tersebut, Pevi berhasil memenangkan medali perunggu.

Berawal dari iseng bermain skateboard di sebuah taman kota dengan meminjam papan milik temannya, Pevi akhirnya bisa turut bertanding di luar negeri dan membuat harum nama Indonesia.

Soffi mengatakan, keinginan besar dari komunitas Bandung Skateboarder ini ialah tersedianya sarana yang sangat memadai di kota Bandung khususnya bagi para skateborder. “Mungkin dengan bantuan dari pemerintah atas apa yang terjadi di komunitas ini akan menciptakan bibit-bibit skateboarder sekaligus menciptakan suasana yang nyaman dan aman di ruang publik,” pungkasnya.

AYO BACA : Ayo Pemuda: Belajar Menjaga Kekompakan ala Diecaster Baraya Community

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar