Yamaha Aerox

Pasar Viscose di Indonesia Stagnan

  Kamis, 25 Oktober 2018   Arditya Pramono
Peragaan Adibusana sejumlah desainer muda Indonesia yang menggunakan kain viscose. (ayopurwakarta.com/Arditya P)
BANDUNG,AYOBANDUNG.COM--Lenzing Indonesia Commercial Head South East Asia (SEA), Winston A Mulyadi mengatakan pasar serat viscose di Indonesia stagnan.
 
Lewat penjualan ke direct customer, Winston melihat permintaan industri tekstil Indonesia tidak tumbuh malah banyak perusahaan yang gulung tikar. 
 
Selama ini Lenzing South Pasific Viscose Indonesia memproduksi serat viscose sebanyak 830 ton sehari atau 323.000 ton per tahun. Sebanyak 50 persen dari serat tersebut di ekspor ke luar negeri sementara sisanya di jual untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. 
 
"Saya melihatnya dari direct costumer. Industri tekstil yang membuat benang tidak tumbuh, malah ada yang tutup. Tetapi yang masih berjalan itu mencaplok yang mau tutup itu. Jadi angkanya tidak bertambah, tapi satu costumer bisa gede volumenya," katanya pada Rabu (24/10/2018). 
 
Untuk menambah permintaan pasar dalam negeri termasuk memperluas awareness produk bahan kain viscose, Winston menjelaskan Lenzing Group mengubah orientasi business to business (B2B) menjadi business to business to consumer(B2B2C) sejak pertengahan tahun 2018. Strategi tersebut juga menyasar pelaku industri tekstil dan garmen. 
 
Winston menuturkan, untuk melakukan strategi tersebut, Lenzing menggandeng fashion designer muda Indonesia yang  belum punya nama namun memiliki bakat. 
 
"Produk dari desiner muda ini bisa dipergunakan untuk promosi. Kami juga ada kerja sama dengan beberapa brand, seperti Jockey, Zara, local brand-nya EASE, ada lagi Zayana," jelasnya. 
 
Sampai saat ini terdapat puluhan brand lokal yang telah bekerja sama dengan Lenzing untuk membuat produk tekstil yang berkualitas menggunakan serat viscose. 

AYO BACA : Arkeolog Temukan Kapal Tertua di Dasar Laut Hitam Masih Utuh

AYO BACA : DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Sub Terminal Agribisnis Majalengka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar