Yamaha Lexi

Berita Pilihan: Bandung Punya Destinasi Wisata Kuliner Baru

  Kamis, 25 Oktober 2018   Rizma Riyandi
Pengunjung membeli makanan di Food Street Valkenet Malabar, Taman Malabar, Jalan Malabar, Kota Bandung, Rabu (24/10/2018). Food Street Valkenet Malabar merupakan kawasan penataan pedagang kaki lima (PKL) yang bakal menjadi destinasi baru jajanan kuliner di Kota Bandung. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebanyak 18 PKL Malabar resmi berdagang di sepanjang Taman Malabar atau Taman Pers, Rabu (24/10/2018). Para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) ini menjadi destinasi kuliner anyar di Bandung dengan nama Teh Pucuk Harum Food Street Valkenet Malabar. 

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menjadikan tempat ini percontohan bagi PKL lainnya di Kota Bandung. Setelah sukses menata PKL di Cihampelas, Tamansari, dan Kepatihan, Malabar dan Purnawarman menjadi titik penataan PKL yang baru. 

"Masih banyak titk PKL. Sepekan yang lalu diserahkan soal ini ke Yana. Kalau mau berhasil penataan, kuncinya adalah mari kita perkuat kolaborasi semua pihak. Tak hanya inovasi, kita mesti kuat di aspek kolaborasi juga. Hampir di setiap penataan PKL itu karena kolaborasinya kuat," katanya. 

Penataan PKL di Malabar ini terwujud atas kolaborasi, salah satunya dengan Mayora Grup. Oded berharap inovasi dan kolaborasi ini akan terus berjalan dalam rangka membenahi PKL di Kota Bandung. 

AYO BACA : Jajan di Taman Pers Makin Nyaman Usai Penataan PKL Malabar

"Setelah Malabar kita ke Purnawarman. Dan tadi dari Lengkong Pak Camat ada lagi di beberapa titik akan kita terus lakukan. Sesungguhnya saya terus instruksikan kepada seluruh camat wilayah masing-masing buat kolaborasi ke semua masyarakat. Kalau kolaborasi terjadi maka semua akan mudah," ujarnya.  

Teh Pucuk Harum Food Street Valkenet Malabar berjualan dari pagi sampai sore. Namun, Oded akan melihat lebih dulu keberlangsungan PKL ini. Jika tidak mengganggu atau tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, kemungkinan Teh Pucuk Harum Food Street diizinkan sampai malam. 

"Lihat dulu, kalau enggak mengganggu dan sebagainya kenapa tidak, nanti kita kaji lagi. PKL kan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Setelah ditata jangan ada hal yang tidak perlu kita lakukan terjadi di Malabar ini," pesannya. 

Muhammad Supendi (35), salah seorang PKL, mengaku senang dengan penataan dan peresmian PKL Malabar menjadi pusat kuliner baru di tengah Kota Bandung. Setelah melanjutkan berdagang dari usaha bapaknya dalam dua bulan terakhir, Supendi sebagai pedagang gorengan merasa lebih baik dengan fasilitas tenda, listrik, dan air yang disediakan oleh pihak sponsor dan dukungan dari Pemkot Bandung.  

AYO BACA : Food Street Valkenet Malabar, Wisata Kuliner Anyar di Kota Bandung

"Sudah lama dulu ayah saya berdagang binatang di sini. Lalu saya lanjutkan jadi dagang gorengan. Dulu kan ini zona merah, jadi setelah resmi ada rasa aman juga. Ditambah kami diberikan fasilitas tenda, gerobak, ada listrik dan air," katanya, Rabu (24/10/2018).

Sebelum ditata, Supendi mengaku berat untuk membongkar pasang tenda yang dia lakukan setiap hari. Ketika hari menjelang malam, Supendi mesti tutup warung lantaran tidak cukupnya penerangan yang memadai di areal Taman Pers, Jalan Malabar ini.  

"Dulu juga enggak ada air, sekarang setiap lapak dikasih lampu. Ada air juga," ujarnya.

Begitu pun Rivan Permana (20). Sejak lama dia ikut berjualan milkshake di gerobak bersama kakaknya di sepanjang Jalan Malabar. Akhirnya penataan yang dilakukan Pemkot Bandung bersama Mayora Grup dan pihak terkait dapat menambah usaha baru baginya.

"Dulu di gerobak aja jualan bubble milkshake. Sekarang jualan kopi. Ini baru mencoba soalnya kita dikasih gerobak dan lapak di sini," katanya.  

Kopi yang disediakan tentu berbeda dari warung kopi PKL pada umumnya. Lapak yang dia namakan Vallkenet Koffie ini menyediakan kopi dari Palasari, Patuha, dan Ciwidey. Bak kedai kopi pada umumnya, Rivan memberikan sajian kopi asli di tengah deretan Teh Pucuk Harum Food Street Valkenet Malabar.  

"Harapan ke depan kami semakin aman nyaman. Pemkot terus bisa memperjuangkan PKL malabar ini. Karena sebelum diresmikan tentu bikin waswas karena takut ada pengamanan. Sekarang sudah enak karena diizinkan," ujarnya.

AYO BACA : Food Street Valkenet Malabar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar