Yamaha Aerox

Len Industri Berkomitmen Hadirkan Energi Terbarukan

  Selasa, 23 Oktober 2018   Dadi Haryadi
PT Len Industri (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Surya Energi Indotama (SEI), memenangkan penghargaan Solar Power Portal Award 2018 untuk kategori Community Solar Installation of the Year 2018 di Hilton Metropole NEC, Birmingham, United Kingdom (17/10/2018). (Dok Humas PT Len Industri)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--PT Len Industri, melalui anak perusahaannya, PT Surya Energi Indotama memenangkan penghargaan Solar Power Portal Award 2018 untuk kategori Community Solar Installation of the Year 2018 di Hilton Metropole NEC, Birmingham, United Kingdom (17/10/2018).

Ajang internasional bergengsi ini merupakan ajang internasional PV Installation yang ke-6 kalinya diselenggarakan oleh Solar Media, dengan 150 lebih peserta nominasi memperebutkan 16 kategori pemenang. 

AYO BACA : Pendapatan PT Len Industri di 2017 Naik Jadi Rp 4,25 Triliun

“Penghargaan ini menjadi salah satu wujud komitmen PT Len Industri dengan anak-anak perusahaannya untuk mengoptimalkan kemampuan anak bangsa menuju industri teknologi kelas dunia. Dalam waktu dekat ini, kami juga akan meluncurkan produk inovasi terbaru PT Surya Energi Indotama, Len Solar. Yaitu produk pemanfaatan PLTS yang dapat dinikmati oleh kalangan rumah tangga maupun perkantoran,” ujar Zakky Gamal Yasin, Direktur Utama PT Len Industri, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Rabu (24/10/2018).

Penghargaan tersebut berhasil diraih berkat kerja sama PT Surya Energi Indotama dan Proinso UK dalam membangun Off-Grid PLTS berkapasitas 492 kWp di Sumba Timur. PLTS tersebut berhasil melistriki 852 rumah dan 57 fasilitas publik di area-area terpencil di lintasan sepanjang 48 km.

AYO BACA : Sediakan Wifi Gratis di Kapal, PT Pelni Gandeng PT Len

Desain unik sistem memanfaatkan tiang-tiang yang dapat membangkitkan listrik menggunakan panel surya yang dipasang di atasnya. Dengan desain ini maka tidak lagi diperlukan lahan yang luas seperti halnya pada PLTS konvensional.

Program bantuan ini menjadi penting karena di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau PLN, penggunaan PLTS akan mengatasi masalah ketersediaan listrik dengan biaya yang relatif terjangkau bagi masyarakat pedalaman dibandingkan menggunakan BBM.

Proyek ini merupakan program “The Renewable Energy Grant for Community” yang bertujuan untuk memfasilitasi warga lokal di daerah terpencil/pedalaman yang tidak memiliki akses listrik. Nantinya fasilitas ini akan dimiliki, dikelola, dan dipelihara oleh warga desa melalui BUMDes.

Selama proyek berlangsung, pelatihan dan mentoring di bidang manajemen dan kewirahusahaan juga diberikan bagi lebih dari 250 warga di desa-desa terkait. Pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sehingga mereka bisa membayar pemakaian listrik dan dana tersebut dapat dikelola sebagai biaya operasional pemeliharaan PLTS untuk jangka panjang. 

AYO BACA : Tahun Ini, PT Len Targetkan Pendapatan Rp 4,2 Triliun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar