Yamaha

Hakim Tolak Sidang Praperadilan Sukmawati

  Selasa, 23 Oktober 2018   Fathia Uqimul Haq
Pidang pra peradilan SP3 Habib Rizieq atas kasus penistaan Pancasila yang dilayangkan Sukmawati, Selasa (23/10/2018). (ayobandung.com/Fathia Uqimul Haq)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Massa Front Pembela Islam berteriak Allahu Akbar usai hakim membacakan putusan sidang praperadilan SP3 Habib Rizieq atas kasus penistaan Pancasila yang dilayangkan Sukmawati, Selasa (23/10/2018).

Hakim tunggal Muhammad Razad memutuskan permohonan surat perintah penyidikan tidak disetujui lantaran tidak cukup bukti. Bidang Hukum Polda Jabar Atang Hermana menyebutkan, bukti-bukti yang selama ini diajukan tidak cukup kuat.

"SP3 dari Polda Jabar dinyatakan sah, karena memang sudah lama tak ada cukup bukti," kata Atang usai putusan persidangan.

Massa berkata "Hakim masuk surga!", "Pengadilan Negeri Bandung masih menegakkan keadilan", dan menyanyikan selawat.

Massa dari FPI memadati Jalan R.E. Martadinata tepat di depan Pengadilan Negeri Bandung, sejak pagi. Jalanan ditutup sementara dan dilakukan pengalihan jalan ke Jalan Citarum.

Mereka menyuarakan aksi selama pembacaan putusan praperadilan yang dibacakan hakim di Ruang Sidang 1.

Seluruh kursi yang tersedia di ruang sidang terpantau penuh oleh massa FPI. Mereka kompak memakai baju kebesaran berwarna putih disertai beberapa orang mengenakan sorban di leher.

Baju bernuansa putih dan hijau itu bertuliskan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau Front Pembela Islam.

AYO BACA : Sukmawati Merasa Terganggu dengan Kegaduhan di Pengadilan

Usai putusan dibacakan, seluruh massa di ruang sidang 1 bergabung dengan massa di depan PN sembari menyanyikan selawat.

Mereka pun meyuarakan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PN Bandung atas putusannya. Orator FPI juga menegaskan dalam orasinya mereka tidak pernah ada komunikasi apapun dengan hakim.

AYO BACA : Klaim SP3 Sah, Pendukung Habib Rizieq Minta Hakim Tolak Praperadilan Sukmawati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar