Yamaha NMax

Tahun Depan, SBMPTN Hanya Terapkan Ujian Berbasis Komputer

  Selasa, 23 Oktober 2018   Rizma Riyandi
sbmptn (danny/ayobandung.com)

AYO BACA : Inovasi Sarung Tangan Multifungsi Karya Mahasiswa Unpad Sabet Perak di Taiwan

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019 hanya akan menerapkan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pasalnya metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sudah resmi dihapuskan.

"Penyelenggaraan UTBK SBMPTN 2019 sendiri akan dilaksanakan oleh lembaga seleksi mandiri bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT)," ujar Ketua Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri 2018, Ravik Karsidi.

Pelaksanaan UTBK ini lebih difokuskan untuk menilai sejauh mana kesiapan peserta SBMPTN menghadapi perkuliahan di kampus. Untuk itu, UTBK SBMPTN 2019 memiliki dua materi ujian, antara lain Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek dan Soshum.

Tes Potensi Skolastik bertujuan mengukur kemampuan kognitif peserta, atau kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting untuk keberhasilan menempuh pembelajaran di perguruan tinggi.

Sementara TKA mengukur pengetahuan peserta akan materi yang telah diajarkan di sekolah. Materi TKA terdiri dari sejumlah soal yang mengukur Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Dengan hanya menerapkan UTBK, peserta tidak bisa mendaftar SBMPTN metode UTBC lagi. Selain itu, metode ujian berbasis Android yang telah diujicobakan pada SBMPTN 2018, untuk sementara belum bisa diterapkan.

Sebagai informasi, LTMPT merupakan lembaga nirlaba yang berperan menyelenggarakan tes masuk bagi pelamar PTN. "Lembaga ini memegang dua tugas utama, yaitu mengelola dan mengolah data pelamar untuk bahan seleksi jalur SNMPTN maupun SBMPTN, serta melaksanakan UTBK,"ujar Ravik.

LTMPT merupakan pembaruan dari Panpus SNPMB PTN. Jika sebelumnya lembaga ini bersifat ad hoc, maka sekarang LTMPT berstatus sebagai lembaga permanen.

Hingga saat ini, seleksi nasional masuk ke PTN masih menerapkan tiga jalur, yaitu SNMPTN dengan daya tampung minimal 20% dari total daya tampung tiap program studi di PTN, SBMPTN dengan daya tampung minimal 40%, serta Seleksi Mandiri dengan daya tampung minimal 30%.

AYO BACA : BERITA TERPOPULER: Mobil Tabrak Kereta hingga Waspada Patahan Lembang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar