Yamaha Lexi

Ayo Jaga Kesehatan dengan Tips Jajan Sehat Ini

  Selasa, 23 Oktober 2018   Adi Ginanjar Maulana
Jajanan jadul dengan inovasi di Jalan Soekarno, Cikapundung Timur, Kota Bandung, Minggu (21/10/2018).(Pandu)

SUMURBANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Jajanan. Apa yang terpikir dalam benak kalian saat mendengar kata tersebut? Mungkin makanan enak, murah, dan banyak ditemukan di sepanjang jalan. Tapi ternyata tidak semua jajanan itu sehat. Banyak manfaat, namun ada pula yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Gorengan, batagor, cilok, dan lainnya sangat mudah dijumpai di sepanjang jalan, pasar, ataupun kios. Dengan cita rasa yang khas, tidak pernah bosan masyarakat menikmatinya dari zaman dulu hingga sekarang.

AYO BACA : Suhu Udara Bandung Lebih Dingin, Ini Dampaknya pada Kesehatan

Namun, banyak yang belum menyadari dampak apa yang akan timbul pada tubuh jika terus menerus mengonsumsi makanan tersebut.

Ahli Gastronimi sekaligus Dosen Universitas Pendidikan Indonesia Dewi mengatakan bagaimana cara memilah makanan yang sehat.

AYO BACA : Cyberchondria: Gangguan Kesehatan Mental gara-gara Internet

“Makanan sehat itu yang simpel, yang direbus seperti ubi rebus, kacang rebus, dan pisang rebus,  mungkin anak-anak sekarang sudah tidak terbiasa. Padahal itu sehat untuk mereka, nutrisi dan gizinya ada”, katanya saat ditemui di kawasan Museum Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (21/10/2018).

Tapi jika melihat makanan yang dijual dan banyak dibeli merupakan makanan yang goreng, Dewi juga menuturkan, sebenarnya makanan yang digoreng jelas tidak sehat, boleh digoreng tapi menggunakan minyak kletik (kelapa hijau) bukan minyak kelapa sawit, dengan alasan minyak kelapa sawit banyak mengandun zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Namun, yang biasanya membeli makanan tanpa memperdulikan kesehatan adalah anak-anak. Maka di sinilah peran penting dimiliki orang tua agar selektif dalam pola makan anak dan sekolah juga harus selektif dalam menyediakan jajanan anak di sekolah.

“Saya harap orang tua dan sekolah lebih selektif dalam memerhatikan makanan anak, karena kan anak-anak ini aset bangsa, kalau bukan orang tuanya, sekolahnya, siapa lagi?” tutup Dewi.

AYO BACA : Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar