Yamaha Mio S

Nikmatnya Tutut, Makanan Jadul yang Kaya Manfaat

  Sabtu, 20 Oktober 2018   Andres Fatubun
Olahan tutut di Jalan A.H Nasution, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jumat (19/10/2018). (Pandu Muslim)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM--Makanan jadul yang satu ini tidak hanya nikmat saat disantap, namun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Menurut hasil seminar nasional riset pangan, obat-obatan dan lingkungan untuk kesehatan dari Pusat Penelitian Liminologi (LIPI), menunjukan tutut mengandung kadar protein yang tinggi, kandungan mineral dan kolesterolnya juga menunjukan tutut memiliki nilai gizi yang baik bahkan melebihi lobster.

Keong sawah yang lebih dikenal sebagai tutut oleh masyarakat, merupakan olahan tradisional yang digemari hampir setiap orang, khususnya di Jawa Barat. Meskipun begitu, tutut tidak hilang tergerus zaman, melainkan berkembang menjadi makanan yang lebih kaya rasa.

Salah satu pedagang tutut di kawasan Cibiru, Opan (30), mengaku telah tiga tahun menjajakan tutut dengan citarasa gurih dan pedas. Menurutnya banyak pelanggan yang ketagihan untuk menikmati olahan tutut ini, dengan tiga level pedas dari mulai original, lada saetuik ( sedikit pedas) hingga lada kacida (sangat pedas). Perasan jeruk nipis dalam bumbu tutut, menambah rasa segar saat menyantapnya.

Menurut Opan, alasannya menjual tutut karena belum banyak yang berjualan,. Selain itu berjualan tutut juga dianggap mengenang makanan jadul sejak kecil.

“Karena belum banyak yang jualan tutut, masih jarang kan. Beda sama cilok, bakso atau makanan lain”, tuturnya saat ditemui dilapak dagangannya.

Pembeli yang datangpun beragam, dari mulai mahasiswa hingga masyarakat yang sengaja berhenti saat berkendara.

Salah satunya Tia (18) yang megatakan cara mengonsumsi tutut dinilai unik.

“Suka sih, enak rasanya. Terus saya suka cara makannya yang harus dihisap, bahkan kadang perlu perjuangan, ya itu yang bikin unik”, katanya, Jumat (19/10/2018).

Jajanan yang dinamai Tutut Laser (Lada dan Segar) ini dapat dijumpai di kawasan Jalan A.H Nasution, tepatnya di depan UIN Bandung atau di kawasan Gedebage. Cukup merogoh Rp 10ribu saja, anda dapat menikmati gurihnya tutut laser ini yang buka sejak pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.(Pandu Muslim)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar