Yamaha Mio S

Gaya Adaptasi Persib Bandung Hadapi Cuaca Panas dan Nomaden

  Jumat, 19 Oktober 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani. (irfan al faritsi/ayobandung).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Menghadapi pekan ke-26 Liga 1 2018, Persib Bandung terus meningkatkan persiapannya guna meraih poin penuh dari Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Giayar, Bali. Laga itu dipastikan dihelat Sabtu, (20/10/2018) besok. 

Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani mengatakan, seluruh pemain terpantau cukup baik. Meski begitu, bermain di cuaca terik cenderung panas tentunya membuat tugas Rafi berlipat. Rafi pun sudah mengantisipasi hal tersebut dengan asupan terbaik bagi setiap penggawa Maung Bandung di cuaca yang panas itu.

AYO BACA : Rafi Ungkap Kondisi Fisik Skuat Persib Bandung Jelang Kontra Persebaya

"Kalau dari kita, di kondisi panas mengantisipasinya dehidrasi. Jadi mengembalikan cairan yang terbuang dengan pola minum yang bagus. Tapi Alhamdulillah, kita dari dulu kebutuhan cairan mereka disiapkan dari semenjak di mess, hingga di hotel juga sudah dipersiapkan untuk mereka," ungkap Rafi kepada Ayobandung.com, Jumat (19/10/2018).

Sementara itu, imbas pola pertandingan yang harus berpindah-pindah tempat tak dipungkiri Rafi mengakibatkan kondisi skuat Maung Bandung harus rela mengalami sedikit kelelahan. Pasalnya semua pertandingan kandang usiran Persib ini, sebagai sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.

AYO BACA : Begini Persiapan Dedi Kusnandar Hadapi Persebaya

"Kelelahan pasti ada, karena kita kan berpindah-pindah. Apalagi kalau perjalanannya agak jauh. Tapi ya kita bersyukur dari satu perjalanan ke perjalanan lain ada jeda waktu. Itu benar-benar harus dipergunakan buat istirahat atau memulihkan kelelahan supaya kondisinya kembali prima," ungkap Rafi.

Meski demikian, Rafi meyakini para penggawa Muang Bandung merupakan atlet profesional yang mengerti betul profesi dan tuntutannya. Alhasil daripada mengeluh, mereka, kata Rafi lebih memilih mempergunakan waktu istirahatnya dengan baik. 

Selain itu, dari asupan makanan pun terus dipasok dengan menu makanan dan kebutuhan gizi seimbang. Selain itu, arahan menjaga stramina dalam setiap latihan rutin juga selalu ditekankan dari para pelatih.

"Pengaruh mental mungkin ada, tapi karena mereka profesional. Mereka juga tahu kejadiannya sudah seperti ini. Mau gak mau harus diterima karena profesional. Jadi dia (pemain) bisa beradaptasi dengan cepat, apa yang harus dia lakukan dan apa yang harus dia hadapi. Dan Alhamdulillah, sekarang kita enjoy aja," tuturnya.

AYO BACA : Sempat Bela Timnas, Dado Kembali ke Persib Bandung

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar