Yamaha NMax

Suara Misterius dari Antartika

  Jumat, 19 Oktober 2018   Andres Fatubun

ANTARTIKA, AYOBANDUNG.COM--Sejumlah ilmuwan menemukan suara aneh yang keluar dari perut bumi di Benua Antartika pada sepekan terakhir ini. Bunyi yang sering disebut The Hum ini tidak bisa didengar secara telanjang oleh telinga manusia karena berada di frekuensi yang rendah. 

Untuk merekam bunyi tersebut, ilmuwan menggunakan alat-alat khusus.

Bunyi itu berasal dari lapisan es antartika yang bergetar yang disebabkan oleh angin yang bertiup menerpa bukit-bukit es.

"Bunyinya seperti Anda meniup flute secara terus-menerus," jelas Julien Chaput, seorang ahli geofisika dan ahli matematika di Colorado State University

Ilmuwan lainnya yang merupakan ahli glasiologi, ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat fisika dan kimia dari es dan salju, Douglas MacAyeal menyamakan bunyi aneh tersebut dengan dengung ribuan jangkrik.

Bunyi itu tertangkap secara tak sengaja, karena para ilmuwan itu sebenarnya sedang meneliti pergerakan lapisan es di Antartika. Pada tahun 2014, para ilmuwan menanam 34 sensor seismik di bawah salju di Antartika untuk memantau struktur dan pergerakannya.

Hasil penelitian itu menunjukkan lapisan es telah menipis dan beberapa puncak bukit es longsor karena suhu laut dan udara yang lebih hangat akibat perubahan iklim. Lapisan es mencair ini menyebabkan kenaikan permukaan air laut.

Bunyi aneh The Hum bukan pertama kali muncul.

Pada Agustus 2013 lalu, sebagai negara Eropa dihebohkan dengan suara misterius yang muncul dari langit. Suara tersebut mirip seperti bunyi terompet dan warga dunia maya menyebutnya seperti bunyi sangkakala.

Menurut NASA, seperti yang diberitakan portal berita Metro asal Inggris, suara dari langit tersebut kemungkinan suara "Earth’s background noise”.

Bunyi suara itu seperti dalam film-film fiksi. Ilmuwan menyebut suara alam itu “tweeks,” “whistlers” and “sferics.”

"Kalau manusia punya antena seperti radio, maka kita bisa mendengar simfoni suara alam yang dikeluarkan oleh bumi," tulis keterangan resmi NASA. 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar