Yamaha

Bandung Pisan: Kreasi Lurah Sukaasih Bikin Hiasan dari Sampah

  Rabu, 17 Oktober 2018   Fathia Uqimul Haq
Hiasan kaligrafi dari sampah bungkus minuman kemasan. (ayobandung.com/Fathia Uqimul Haq)

BOJONGLOA KALER, AYOBANDUNG.COM -- Siapa sangka kemasan minuman warung bisa menjadi hiasan dinding dengan nilai ratusan ribu rupiah. Berkat dorongan perlombaan antar kecamatan dari kreasi daur ulang sampah, Lurah Sukaasih Kecamatan Bojongloa Kaler, Ade Rahayu membuat sebuah hiasan dinding dari kemasan dan botol plastik. 

Setelah dirangkai, limbah-limbah tersebut terlihat seperti lukisan. Padahal gambar yang tampak seperti lukisan itu diwarnai dengan potongan bekas bungkus minuman manis.

Bersama istrinya, Ade memotong sampah minuman kemasan warung dengan ukuran yang terkecil. Setelah itu dia menempelkannya satu persatu ke dalam kaligrafi yang telah disketsa di atas kanvas. 

"Untuk satu hiasan ini tergantung sih, biasanya butuh 10 bungkus sampah minuman gelas dan dua sampah botol," kata Ade, Selasa (16/10/2018).

Akibat perlombaan antar kecamatan itu, Ade bereksperimen membuat kaligrafi di atas kanvas, serta lukisan bunga yang diisi dengan plastik bekas. Kemudian latar belakangnya dicat dengan cat lukis supaya menyatu dengan gambar bunga. 

AYO BACA : Mau Perpanjang SIM? Datang ke Miko Mall

Setelah dibuat di atas kanvas, Ade tak lupa membeli bingkai supaya hiasan semakin elegan dan menarik. Tak jarang, orang tertarik dan banyak yang ingin membeli hasil karyanya tersebut.

"Karya ini kita jual Rp 750 ribu. Butuh satu sampai dua hari bikinnya," ujarnya. 

Aneka karya lain dibuat dari kantung plastik yang dilapisi koran. Kemudian koran dicat sesuai warna yang diinginkan. Misalnya, Ade membuat tangkai bunga berwarna hijau. Dia pun menggambarkan bunga oranye yang nampak segar dan indah. 

Baru dua minggu bergelut dalam keterampilan ini, Ade akan mengembangkannya bersama warga, khususnya di Kelurahan Sukaasih. Pembuatan karya tersebut bakal diajarkan ke warga setempat supaya menjadi sumber penghasilan baru bagi mereka.

"Kami pun memiliki 30 warga disabilitas. Nanti kami bakal buat lapangan kerja untuk mereka melalui pemanfaatan daur ulang sampah dan karya seperti ini. Suatu saat harus buka pameran dan workshop. Kami harap juga kelurahan punya galeri untuk menampilkan karya-karya hasil dari Kelurahan Sukaasih," harapnya.

AYO BACA : Catat! Ini Pusat Perbelanjaan Bandung Great Sale untuk Sebulan ke Depan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar