Yamaha

Bandung Great Sale 2018, 4.000 Tenant Ramaikan Pesta Diskon

  Minggu, 14 Oktober 2018   Fathia Uqimul Haq
Wali Kota Bandung Oded M Danial menekan tombol tanda pembukaan Bandung Great Sale 2018, Minggu (14/10/2018). (Fathia uqimul Haq/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Kabar baik bagi masyarakat Kota Bandung. Jumlah peserta yang ikut Bandung Great Sale 2018 meningkatkan hingga 4.000 pelaku usaha, mulai dari mal, UMKM, dan unit pelayanan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, ada kenaikan 56% pelaku usaha yang bergabung di Bandung Great Sale. Bukan hanya pelaku usaha dalam mal, jajaran pedagang kaki lima pun bersedia ikut serta dalam memeriahkan hari jadi Kota Bandung.

"PKL juga harus tetap diajak yaitu PKL yang sudah dilokalisir untuk memotivasi PKL lainnya yang belum terlokalisir untuk mengikuti program pemerintah," katanya, di Balai Kota, Minggu (14/10/2018).

Kenny memaparkan sebanyak 4000 tenan ikut serta dalam memeriahkan acara ini. Tiga rumah sakit pun terlibat seperti RSKIA, RS Borromeus, dan RS Santosa.

Diskon yang berada di kisaran 10-80% ini pun diikuti sekitar 100-an hotel dan 11 mal, yang sebelumnya hanya 8 mal. Bahkan beberapa mal menyediakan fasilitas promosi UMKM dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif.

"Saya sampaikan juga ke pihak pelaksana, kegiatan ini karena sebulan jangan sampai masyarakat itu lupa, jadi harus ada event setiap hari. Tempatnya sedang ditentukan, kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Dan setiap hari harus diumumkan ke masyarakat ada kegiatan apa, di RS ada kegiatan apa," jelasnya.

AYO BACA : Tingkatkan Ekonomi Daerah, Bandung Great Sale Kembali Digelar

Wali Kota Bandung Oded M. Danial melihat Bandung Great Sale memiliki animo yang besar. Terlihat dari pedagang dan masyarakat yang terlibat dalam rangkaian Hari Jadi Kota Bandung ini.

"Jumlah yang ikut tenant 2.000 tapi sekarang sampai 4.000. Kenaikan ini 100% bukan cuma dari mal-mal tapi dari UMKM juga meningkat," katanya.

Kemajuan wisata dan ekonomi di Bandung, lanjut Oded, bukan hanya inovasi dan kreativitas saja. Namun, ada kolaborasi dari berbagai pihak yang menjadi upaya kota Bandung dalam meningkatkan ekonomi kreatif.

"Kota Bandung masyarakatnya senang guyub, bersama antara karakternya dan  kekuatan membuat guyub ini yang membedakan Bandung dan lainnya," ujarnya.

Oded berharap Bandung Great Sale menjadi bagian indikator perekonomian Kota  Bandung untuk memberi dampak positif kepada masyarakat.

"Sekarang warga Kota Bandung bisa menikmati great sale dari 10%-80% supaya bisa senang-senang menikmati diskon besar-besaran ini," kata dia.

AYO BACA : Hari Jadi Kota Bandung, Disparbud Gelar Bandung Lightfest dan Great Sale

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar