Yamaha Mio S

Kualitas Hidup dari Rutinitas 27 Menit di Pagi Hari

  Selasa, 09 Oktober 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
ilustrasi bangun tidur

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Menurut ilmu pengetahuan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan semangat di pagi hari, dan mengusir jauh-jauh rasa enggan untuk beraktivitas yang kerap muncul setelah bangun tidur.

Jika ingin memulai hari tanpa stres dan menggantinya dengan sikap positif untuk semangat menjalani aktivitas, maka menggabungkan rutinitas 27 menit di pagi hari bisa menjadi solusi terbaik.

Menurut direktur sains di Pusat Penelitian dan Pembelajaran Altruisme Stanford University, Emma Seppälä, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah mengatur napas.

AYO BACA : Cuaca Bandung Hari Ini, Didominasi Berawan

"Tidak selamanya bangun tidur terasa mudah, ada kalanya seseorang terbangun dalam keadaan kaget, kondisi lelah, dan yang paling sering keengganan," ujar Seppälä, dikutip dari Independent.co.uk, Selasa (9/10/2018).

Perempuan yang juga merupakan penulis buku The Happiness Track itu menyebut, latihan pernapasan di pagi hari dapat meningkatkan produksi hormon pereda stres.

"Luangkan waktu sekitar lima menit untuk melatih pernapasan setelah bangun tidur. Akan lebih baik lagi jika memiliki jendela (atau balkon) yang memberi akses udara segar masuk, karena pagi hari adalah sumber oksigen yang baik," lanjutnya menjelaskan.

AYO BACA : Mengenal Tulisan Asli Korea

Lebih dari itu, Seppälä juga membahas hubungan antara latihan pernapasan dan sistem saraf parasimpatis, terkait dengan istirahat dan mencerna.

Menurutnya, penelitian telah menemukan emosi yang berbeda berkaitan dengan pola napas yang berbeda. Berarti manusia dapat mempengaruhi emosi dengan secara sengaja mengubah cara bernapas.

"Dengan menggunakan lima menit untuk melatih teknik pernapasan, Anda dapat mengurangi kadar hormon stres kortisol, dan secara otomatis memperbaiki mood Anda," tukas Seppälä.

Setelah meningkatkan mood melalui pernapasan, dianjurkan untuk menghabiskan dua menit berikutnya dengan bersyukur, melalui langkah menuliskan tiga hal yang membuat bahagia dalam sehari terakhir.

"Dengan menghabiskan beberapa saat untuk bersyukur, Anda mengajarkan otak Anda untuk lebih banyak melihat sisi positif daripada negatif," ujar Shawn Achor, seorang psikolog dan penulis The Happiness Advantage.

Menurut Achor, teknik seperti ini memungkinkan untuk memprogram ulang otak menjadi lebih positif. Pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja dan memaksimalkan potensi seseorang sejak bangun di pagi hari.

AYO BACA : Sellution, Software Buatan Unikom Bantu Para UMKM

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar