Yamaha NMax

Ratna Sarumpaet Kembali Dilaporkan ke Polda Jabar

  Senin, 08 Oktober 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
(Attia/Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet kembali dilaporkan ke pihak kepolisian. Ibu dari Atiqah Hasiholan itu dilaporkan organisasi masyarakat yang menamankan diri sebagai Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) Jawa Barat.

Kelompok tersebut turut melaporkan beberapa orang lainnya yang diduga terlibat dalam menyebarkan berita hoaks penganiayaan Ratna. Di antaranya Prabowo Subianto, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik Deyang, Ferdinand Hutahaean, Arief Puyono,Natalius Pigai, hingga Fahira Idris.

Tidak sampai di situ, nama-nama lain pun ikut terseret yakni Habiburokhman, Hanum Rais, Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahnil Azar Simanjuntak, Sandiaga Uno, Beni Kaharman,Suginur Raharja, Andre Rosyade, dan Habib Novel Bakmukmin.‎

AYO BACA : Pengacara Ratna Sarumpaet Janji Kooperatif Jalani Penyidikan

Ketua GNR Jabar Ahmad Dhohir, menuturkan drama Ratna yang menyebut dirinya mengalami penganiayaan di Bandung, telah amat membuat resah masyarakat Jabar. Terutama warga Bandung dan sekitarnya. 

Alhasil, atas aksi membikin resah ini, Ratna dilaporkan kelompok tersebut ke Mapolda Jabar, Senin (8/10/2018). Dalam laporannya, mereka menuntut Ratna telah menyebar kebohongan kepada masyarakat Jabar khususnya warga Kota Bandung.

"Ini kerugian untuk warga Jawa Barat khususnya Kota Bandung yang sedang kondusif. Apalagi sekarang momennya momen politik," ungkap Dhohir.

AYO BACA : Ratna Sarumpaet Akui Berita Penganiyaan Dirinya adalah Bohong

Dalam laporan itu, Dhohir juga turut membawa sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa hasil print dari beberapa pemberitaan penganiayaan Ratna di media. meski demikian, dalam laporannya mereka diarahkan ke Direktorat Reserse Umum Polda Jabar. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana menyebut ‎laporan tersebut akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta.

"Kita telaah (Laporannya). Namun kalau pokok permasalahannya adalah pokok hoaks yang kemarin, itu mungkin akan kami terima lalu kami serahkan ke Polda Metro," ujar Umar.

Pelimpahan tersebut, dilakukan karena kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet telah di tangani di Polda Metro Jaya. ‎Kini, Polda Metro pun telah menetapkan Ratna sebagai tersangka. Ratna saat ini telah berada di ruang tahanan Polda Metro Jaya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Desak Ratna Sarumpaet Minta Maaf kepada Warga Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar