Yamaha Mio S

Empat Daerah di Jabar Ini Rawan Pelanggaran Pemilu

  Kamis, 04 Oktober 2018   Adi Ginanjar Maulana
Bawaslu

AYO BACA : Apresiasi Kinerja, Bawaslu Jabar Beri Penghargaan Bawaslu Daerah

AYO BACA : Bawaslu Jabar: Banyak ASN Tidak Netral saat Pilkada

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat menyatakan potensi pelanggaran Pemilu 2019 sangatlah besar. Tidak lain karena Jawa Barat salah satu provinsi yang cukup luas.

Komisioner Bawaslu Jabar Lolly Suhenty mengatakan, tingginya potensi pelanggaran dan sengketa pada Pemilu 2019 di Jabar perlu diantisipasi sejak awal. Salah satunya mengedepankan strategi pencegahan.

Daerah yang memiliki potensi pelanggaran antara lain Purwakarta, Kuningan, Tasikmalaya, dan Cianjur.

"Beberapa daerah ini termasuk dalam kategori rawan yang tinggi," ujarnya saat rapat koordinasi Bawaslu Jabar bersama pemimpin redaksi media massa di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga 25, Rabu (3/10/2018).

Hingga 28 September 2018, sejak tahapan pileg 2019 dimulai, pihaknya sudah menangani  satu laporan dugaan pelanggaran dan delapan proses penyelesaian sengketa. Padahal kampanye baru dimulai dan waktunya masih panjang.

Dengan kondisi ini, kata dia, sangat penting peran dan fungsi pencegahan Bawaslu melalui konsep pengawasan partisipatif yang  membutuhkan dukungan banyak pihak.

"Beberapa kali kami mengundang tokoh agama, mahasiswa, dan jurnalis untuk bekerja sama dalam melakukan pengawasan partisipatif," katanya.

Dengan sinergisitas bersama media massa, Bawaslu mengharapkan bisa memberikan informasi lebih cepat kepada media.

Sebagai informasi, Bawaslu menyediakan media center sebagai ruang berbagi dengan media. "Kami pun sangat membuka diri untuk berdiskusi baik formal maupun informal dengan media," ujar Lolly.

AYO BACA : Peraturan Bawaslu Resahkan Para Ketua RW di Kota Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar