Yamaha NMax

Batik dari Nelson Mandela, Clinton, Putin hingga Bill Gates

  Selasa, 02 Oktober 2018   Andres Fatubun
Nelson Mandela dan penyanyi Whitney Houston di kediaman Mandela di Pretoria pada 10 November 1994. (Juda Ngwenya/Reuters)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Tanggal 2 Oktober merupakan hari peringatan Batik Nasional yang bertepatan dengan ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Sebagai warisan kemanusiaan nonbendawi, batik digunakan sebagai aturan berbusana dalam acara-acara dunia. Bahkan sejumlah tokoh dunia menggunakannya dalam kegiatan mereka.

Mendiang Nelson Mandela, Mantan Presiden Afrika Selatan dan tokoh apartheid dunia, dikenal sebagai tokoh dunia yang bangga menggunakan batik di kancah internasional. Satu hal yang paling diingat warga Indonesia dari Mandela yaitu keberanian dan konsistensinya tampil beda dengan mengenakan batik Indonesia dalam berbagai acara dunia. Salah satunya di sidang PBB.

Kecintaan Mandela pada batik Indonesia berawal ketika menerima hadiah batik dalam kunjungannya ke Indonesia pada akhir Oktober 1990. Kedatangannya itu sebagai wakil ketua organisasi Kongres Nasional Afrika. 

Tak disangka, hadiah batik yang diterimanya ternyata dipakainya saat kembali mengunjungi Indonesia tahun 1997. Ia datang sebagai Presiden Afrika Selatan.

AYO BACA : Cinta Batik, bank bjb Gelar Festival Wastra Pasundan

Presiden Indonesia kala itu, Soeharto, kabarnya kaget melihat Mandela mengenakan batik saat bertemu dengannya. Sejak saat itu, Mandela kerap mengenakan batik ke berbagai acara resmi dunia, termasuk ke Sidang Umum PBB maupun Piala Dunia.

Bahkan Mandela memiliki batik kesukaannya yang dirancang oleh desainer terkenal Indonesia Iwan Tirta. Saking sukanya Mandela mengenakan batik, sampai dijuluki “Madiba’s shirt”.

Ketika Mandela memimpin Afrika Selatan, ia sangat dihormati dan berkuasa, malah dianggap setengah dewa. Saat itu, tidak ada yang berani memakai batik selain Mandela sendiri, karena itu dianggap ciri khasnya. Tapi sekarang, setelah Mandela mangkat warga Afsel mulai mengenakan batik untuk acara-acara tertentu.

Melihat ketertarikan Mandela pada batik, beberapa desainer Afsel merancang motif-motif batik lain untuknya. Ada yang mengambil motif tradisional, tapi tak sedikit yang menggabungkan motif itu dengan motif Indonesia yang memang disukai Mandela

Sebagai bentuk penghormatan kepada Mandela yang begitu mencintai batik, Mandela disemayamkan di Pretoria dengan mengenakan salah satu kemeja batiknya yang berasal dari Indonesia.

AYO BACA : Tantangan dan Tugas Berat Pelestari Batik

Tidak hanya Mandela yang mencintai batik, berbagai tokoh dunia pun pernah mengenak batik dalam kegiatannya. 

Sebut saja Hwang Mi Young (Tiffany SNSD) yang memakai batik saat menghadiri acara Burberry Prorsum Fashion Show di Kensington Gardens, London, pada tahun 2012. 

Lalu Jessica Alba pernah terlihat mengenakan batik Parang Rusak asal Yogyakarta sebagai outfit-nya ketika menghadiri acara Step-Up’s Fourth Annual Fashion Forward Luncheon. 

Selain Tiffany SNSD, artis Korea lainnya yang juga gemar mengenakan batik yaitu Kim Jong In (Kai EXO). Kai menggunakan motif wonogiren dalam acara Sound Wave Incheon Store Fansign.

Tak hanya orang biasa, tokoh dunia sekaliber Obama pun suka memakai batik. Ini bisa dilihat saat Obama menghadiri East Asia Summit (KTT) di Kamboja. Pemimpin AS lainnya yang pernah mengenakan batik adalah Bill Clinton.  

Dalam pertemuan APEC 2013 di Bali, para tokoh dunia mengenakan batik dalam acara foro bersama. Mereka antara lain Presiden Rusia Vladimir Putin, PM Inggris Tonny Abbot, PM Thailand Yingluck Shinawatra, dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, serta pemimpin negara lainnya.

Bill Gates pun pernah menggunakan batik Indonesia bercorak pisang manggar warna emas ketika menghadiri acara Presidential Lecture yang berlangsung Jakarta Convention Center.

AYO BACA : Si Reunceum, Referensi Batik Zaman Now dari Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar