Yamaha

Mewabahnya Budaya Korea di Kalangan Remaja

  Senin, 01 Oktober 2018   Netizen
Boyband asal Korea Selatan Super Junior.(Soompi)

Zaman sekarang ini dunia berkembang sangat pesat.

Selain teknologi yang semakin maju, banyak sekali negara-negara yang telah mengalami literasi kebudayaan, seperti negara yang kita tempati ini yang telah termasuki oleh budaya-budaya dari negara lain.

Tidak hanya dari budaya barat saja, Asia sekarang ini sudah mulai mengeskpor budaya populer pada semua negara di dunia.

Contoh budaya dari negara korea yang sudah masuk ke dalam negara Indonesia, dimulai dari makanan, fesyen, musik, film, dan lainnya. Kalangan yang mengalami dampak dari literasi budaya ini yaitu rata-rata kaum remaja.

Awal mula masuknya budaya Korea Selatan ini disebabkan karena industri musik negara tersebut yang sangat berkembang pesat semenjak munculnya boyband/girlband.

Pada saat itu, masyarakat Indonesia jenuh dengan tayangan Bolywood, telenovela, dan sinetron.

Keberhasilan dari industri musik dan drama ini telah mencuri hati para remaja. Terbukti dengan tingginya rating penonton saat awal masuknya musik dan drama korea, salah satu contoh musik nya yaitu lagu “ Mr simple” yang dibawakan boyband bernama Super Junior, dan contoh drama “ Boys Before Flower”.

Budaya Korea Selatan yang masuk ke Indonesia menjadi bermanfaat bagi masyarakat untuk mencari keuntungan, seperti membuka usaha yang bernuansa Korea Selatan dan lainnya. Contohnya, banyak kafe yang menggunakan nuansa Korea Selatan seperti Chingu Cafe.

Rasa antusias remaja-remaja yang sangat besar mendorong mereka untuk mencari tahu dan meneliti secara lebih mendalam tentang kebudayaan negara tersebut. Seperti belajar bahasa Korea Selatan, belajar memasak makanan, bahkan fesyen.

Adapun dampak positif masuknya budaya Korea Selatan yakni menginspirasi kalangan masyarakat.

Sementara dampak negatif, seperti banyak masyarakat yang menghalalkan berbagai cara untuk bertemu dengan idolanya.

Maka dari itu, sebagai generasi bangsa, tentunyaremaja harus bisa memilah dan memilih mana yang baik dan buruk.

Penulis: Albath Gala Putra
Jurusan: Jurnalistik UIN SGD Bandung

Netizen :

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar