Yamaha NMax

Tambah Nasi dan Teh Sepuasnya di Ayam Geprek Crisbar

  Jumat, 28 September 2018   Nur Khansa Ranawati
Suasana warung Ayam Geprek Crisbar cabang Dipatiukur, Jumat (28/9/2018) siang. Warung ini terletak di depan gerbang kampus Unpad Dipatikur, dan beroperasi dari pukul 8 pagi hingga 4 sore. (ayobandung.com/Nur Khansa)

AYO BACA : Makan Siang dan Buka Puasa Gratis di Seafood Kiloan Bang Bopak

AYO BACA : Icip-Icip Kuliner Zaman Kolonial di Braga

COBLONG,AYOBANDUNG.COM -- Di warung ayam geprek ini, Anda tak perlu khawatir akan merasa kurang kenyang atau repot membeli minum lagi bila rasa pedas sulit hilang dari mulut. Pasalnya, wadah berisi nasi dan dispenser berisi teh serta es batu di depan gerobak warung ini bebas untuk diambil berkali-kali oleh pelanggan.

Adalah warung ayam geprek Crisbar, yang berinisiasi menyediakan nasi dan teh gratis tanpa syarat apapun bagi para pelanggan. Orang yang akan membeli hanya perlu memesan paketan menu yang tersedia seharga 15 hingga 20 ribu rupiah untuk kemudian bebas menambah nasi dan minum sepuasnya.

Sebagaimana warung ayam geprek pada umumnya, warung ini menyediakan olahan ayam goreng tepung yang diracik dengan bumbu dan teknik geprek nan khas. Bedanya, warung yang berdiri sejak Agustus 2017 silam ini menambah satu 'ritual' lagi yang menjadikan menu-nya ini laris.

"Menu yang paling banyak dipesan itu Ayam Crispy Bakar. Setelah ayamnya digoreng tepung, kemudian dioles bumbu dan dibakar," jelas Anggara Gilang, salah satu karyawan yang bertugas melayani pelanggan di Crisbar cabang Dipatukur, Jumat (25/9/2018).

Menu tersebutlah yang menjadi andalan warung ini hingga dinamai "Crisbar" alias Crispy Bakar.

Terinspirasi Mahasiswa

Ia mengatakan, konsep unik warung ini diinisasi oleh sang empunya warung--dua mahasiswa ITB--yang terinspirasi dari kecenderungan makan para mahasiswa; ingin kenyang dan irit sekaligus.

"Nasi dan teh dikasih gratis karena ini kan daerah mahasiswa, bisanya mahasiswa pengen makan banyak dan kenyang tapi irit," jelasnya.

Selain bisa mengambil nasi dan teh sepuasnya, pengunjung juga boleh meminta jumlah cabai yang akan dimakan.

"Ada yang pernah pesan sampai 200 cabai," jelasnya seraya tertawa.

Konsep nambah gratis ini pun menjadikan Crisbar sukses membuka cabang di sejumlah kawasan mahasiswa dalam waktu satu tahun. Beberapa cabang tersebut tersebar di Cisitu, Dipatikukur, Jatinangor, Sabuga, Buahbatu (dekat Telkom University), daerah Universitas Kristen Maranatha, hingga Cimahi.

"Dalam satu tahun Crisbar sudah terhitung sukses karena buka cabang di berbagai tempat," ungkapnya.

Sayangnya, Gilang mengatakan, di cabang Dipatiukur, pelanggan agaknya harus bersabar untuk bisa menikmati menu favorit Ayam Crispy Bakar.

"Di sini masih melihat ramai-nya pelanggan dulu," jelasnya.

Cabang Crisbar Dipatiukur ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

AYO BACA : Sensasi Keripik Sambal Kuliner Bandung ala Rasalokal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar