Yamaha

KBRI Riyadh: Visa Habib Rizieq Kedaluwarsa

  Jumat, 28 September 2018   Rizma Riyandi
Ilustrasi Kerajaan Arab Saudi

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Berdasarkan penelusuran KBRI Riyadh, saat ini visa Habib Rizieq Syihab (HRS) untuk berada di wilayah KAS telah melewati batas waktu yang ditentukan. HRS mempergunakan visa ziyarah tijariyyah (kunjungan bisnis) yang tidak bisa dipergunakan untuk kerja (not permitted to work).

AYO BACA : KBRI Riyadh: Kami Tak Pernah Terima Nota Pencekalan Habib Rizieq

"Visa bernomor 603723XXXX ini bersifat multiple (beberapa kali keluar masuk) dan berlaku satu tahun dengan izin tinggal 90 hari per entry," ujar Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Agus Maftuh Abegebriel, Jumat (28/09/2018).

AYO BACA : Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia

Menurutnya, masa berlaku visa tersebut sebenarnya sudah habis pada tanggal 9 Mei 2018 dan diperpanjang kembali dengan visa No 603724XXXX hingga intiha’ al-iqamah (akhir masa tinggal) pada tanggal 20 juli 2018. Untuk perpanjangan visa, seorang WNA harus keluar dari KAS untuk mengurus administrasi. Karena sampai hari ini masih berada di KAS, maka sejak tanggal 21 Juli 2018, HRS sudah tidak memiliki izin tinggal di KAS.

Agus menegaskan, jika HRS mengalami permasalahan hukum di KAS, baik yang terkait dengan keimigrasian ataupun yang lain, KBRI Riyadh akan memberikan pendampingan dan perlindungan sesuai perundang-undangan yang berlaku di KAS. "KBRI akan selalu ada guna melindungi seluruh WNI di KAS sebagaimana yang kami lakukan dua hari yang lalu dalam memberikan pengayoman kepada seorang WNI, Siti Nur Aini, yang selalu menjerit kesakitan tak berdaya di sebuah RS Jeddah," tutur Agus.

Ia memastikan, KBRI Riyadh dengan poros diplomasi SAUNESIA (Saudi-Indonesia) akan selalu menjaga hubungan baik dengan KAS yang saat ini berada pada masa keemasan diplomatik. Masa keemasan diplomatik ini baru saja diwarnai dengan terbitnya Dekrit Raja Salman yang menetapkan Indonesia sebagai satu-satunya negara Tamu Kehormatan (Guest of Honour/Dhaif al-Syaraf) di Mega Festival budaya terbesar dan termewah di Timur Tengah.

"Ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah hubungan bilateral yang memasuki usia 68 tahun," kata Agus.

AYO BACA : Sisi Lain Batalnya Habib Rizieq Pulang ke Indonesia

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar