Yamaha

Jabar Quick Response Cara Cepat Membahagiakan Rakyat?

  Minggu, 23 September 2018   Netizen
Ridwan Kamil. (Eneng Reni N Jamil/ayobandung)

"Telinga seorang pemimpin harus peka dengan suara orang lain,"

(Woodrow Wilson, Presiden AS ke 28)

Masa jabatan gubernur selama lima tahun sebenarnya sangat singkat, bila dibandingkan dengan kuantitas dan kualitas masalah. Separuh waktu dihabiskan menata urusan dalam dan belum selesai melaksanakan program masa jabatan sudah berakhir.

Salah satu problem besar sepanjang zaman adalah koordinasi. Kini, hal itu semakin sulit gara-gara politik. Sejauh berita yang tersiar, sejumlah gubernur mengalami dilema dalam melakukan koordinasi. Para bupati atau walikota tak sepenuhnya mengikuti arahan karena berbeda partai politik. Misal, enggan mengikuti rapat atau cukup mewakilkan.

Bagaimana Mengatasi Pembiasan?

Pada masa lalu ketika isyu politik tidak dominan, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin (1977-1981) menerobos birokrasi yang loyo dan lelet dengan memanfaatkan suratkabar untuk memperoleh informasi. Setiap pagi, dia akan menandai berita terkait dengan spidol merah, lalu memerintahkan bawahannya untuk menyelesaikan atau pak Ali sendiri datang ke lokasi.

Seorang walikota di Sumatera, dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat, setiap pagi menjadi nara sumber pada siaran radio swasta. Kegiatan ini sangat populer dan menyebabkan bawahannya ikut mendengar siaran tersebut.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga menerapkan cara serupa dengan instrumen yang lebih canggih, menggunakan produk teknologi informasi. Melalui berbagai platform media seperti SMS, Facebook, Twitter dan Instagram, masyarakat bisa langsung mengeluh atau mengungkapkan aspirasi masalah sosialnya kepada Pemerintah Provinsi Jabar.

Ridwan Kamil menamai wadah percakapan itu sebagai Jabar Quick Response (JQR) yang menjadi ‘melting pot’ pemerintah daerah, swasta dan masyarakat. Katanya, sejak diresmikan pada 18 September 2018, sudah ratusan curhatan yang masuk. Yang terbanyak masalah kesehatan.

Kehadiran JQR membuat gubernur dan jajarannya menjadi sibuk tak terkira. Mereka harus berpacu dengan waktu sebab pengirim curhatan berharap masalahnya bisa diselesaikan. Dalam konteks ini, para birokrat harus mengubah pola pikir dan pola tindak ke arah memuaskan masyarakat, bahkan kalau bisa lebih dari yang diharapkan pengirim curhatan.

Fungsi Komunikasi

Komunikasi didefinisikan sebagai proses penyampaian informasi secara verbal maupun non verbal. Berbeda denganzaman Ali Sadikin, sekarang berkat teknologi informasi keduanya bisa disampaikan secara serempak.Hal ini memungkinkan pejabat terkait secara serentak mendengar dan melihat bukti yang disampaikan.

Kemudahan dalam berkomunikasi tidak lepas dari sikap pimpinan yang ingin secara langsung mengetahui kondisi yang dipimpinnya.Kemudahan ini memotong jalur birokrasi yang kerap panjang dan berbelit. Buat apa dipermudah kalau bisa dipersulit atau buat apa merepotkan diri untuk urusan orang lain.

Isyu Pembangunan

Bila saat ini, Gubernur Jabar menyebut curhatan didominasi masalah kesehatan, namun pada tahun lalu dia menjumpai infra struktur seperti jalan raya yang rusak, infrastruktur pertanian, pendidikan, industri dan parawisata, moda transportasi publik, lalu-lintas distribusi barang dan jasa serta infrastruktur untuk peningkatan kualitas pada komoditas bernilai ekonomi. Di samping kemerosotan daya beli dan pengangguran.

Banyak fihak juga mengidentifikasi, masalahan pertanahan, ketahanan pangan serta pengalihan fungsi lahan menjadi kawasan industri serta kerusakan sungai Citarum perlu memperoleh perhatian khusus. Sementara para purna TKI perlu mendapat pembinaan lanjutan sebagai penggerak ekonomi lokal karena mereka sudah terbiasa dengan kultur yang kompetitif dan mempunyai wawasan yang luas.

Provinsi Jawa Barat mempunyai banyak problem yang saling terkait. Mungkin tidak semuanya bisa diatasi dalam lima tahun, tetapi minimal satu langkah terobosan telah diambil.

 Gus Dur pernah menyatakan, keberhasilan pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam mensejahterakan umat yang mereka pimpin.

Penulis: Farid Khalidi

Netizen :

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar