Yamaha Mio S

Pangandaran Bisa Setara Bali

  Jumat, 21 September 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata usai pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jumat (21/9/2018). (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyepakati kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk percepatan pembangunan kawasan Jabar bagian Selatan. Pengembangannya menyasar sektor pariwisata, terutama di wilayah Pangandaran. 

Pemprov Jabar sudah menandatangani SK Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Daerah otonomi baru tersebut dinilai paling siap karena sudah tersedia lahan seluas 196 hektar.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menyampaikan pengembangan pariwisata di Jabar bagian Selatan sudah lama diharapkan dan harus bisa segera diakselerasi. 

Pihaknya mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membahas potensi pengembangan wisata Pangandaran khususnya dalam penataan wilayah. "Ada tiga hal yang kita bahas, pertama pengembangan dan penataan Pantai Barat dan Pantai timur. Kedua, pembahasan rumah sakit yang mau dikaji dulu, dan ketiga jalur penerbangan Jakarta-Pangandaran dan Bandung-Pangandaran," ungkap Jeje kepada ayobandung.com, usai pertemuannya di Gedung Sate, Jumat (21/9/2018).

AYO BACA : Jabar Quick Response, Ridwan Kamil Sebut Curhatan Warga Ratusan

Sebelumnya, Kolaborasi Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Pangandaran menciptakan Pantai Barat dan Timur Pangandaran bebas pedagang kaki lima (PKL) per Januari 2018. 

Menurut Jeje, peran aktif dan kontribusi Pemprov Jabar sangat dominan saat membangun empat unit Gedung Belanja, masing-masing setinggi tiga lantai dan kini menjadi tempat relokasi 1.300 PKL yang selama ini menempati pantai dengan tenda birunya.

Saat itu, Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Ahmad Heryawan memberikan anggaran untuk pengadaan lahan serta pembangunan pasar di wisata tersebut. Sementara sisanya berasal dari Pemkab Pangandaran. Kini, hal serupa pun bakal dilakukan Pemrov di bawah kepemimpinan Ridwan kamil untuk semakin mempercantik pariwisata di Jabar bagian selatan itu.

"InsyaAllah dari hasil pertemuan tadi, pemprov melalui pak Gubernur akan menurunkan anggaran kurang lebih Rp40 miliar," lanjut Jeje.

AYO BACA : Viking Peringati HUT ke-25 di Pangandaran

Jeje mengatakan, kebijakan tersebut selaras dengan keinginannya menjadikan Pantai Pangandaran sebagai wisata kelas dunia. Sekaligus menjadi lebih menarik dan setara obyek wisata pantai populer destinasi wisatawan berbagai penjuru seperti yang berada di Bali.

Apalagi, secara simultan, fasilitas umum pendukung terus dibangun Pemprov Jabar. Terbaru adalah peletakan batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pembangunan sembilan puskemas, hingga kampus Unpad di Pangandaran.

Bukan hanya itu, Pangandaran pun akan menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan reaktivasi jalur kereta api. Tepatnya di Jawa Barat, ada empat jalur kereta yang akan dihidupkan kembali, untuk akses ke Pangandaran, Kawah Putih, hingga Jatinangor. 

"Pembahasan reaktivasi tadi memang belum saya bahas. Tapi persiapannya nanti kita tentu akan membantu. Karena ini hal yang sangat luar biasa membantu. Apalagi untuk pengembangan jalur pariwisata akan sangat luar biasa. Bisa jadi menyamai Bali," ungkap Jeje.

Sekadar informasi, untuk kereta yang akan menuju ke Pangandaran sudah dilakukan pengujian dari beberapa tahun sebelumnya. Sehingga reaktivasi bisa dilakukan setelah adanya penertiban lahan. Setelah mengaktivasi jalur, rencanananya jalur ini juga akan terkoneksi dengan Bandara Nusaw Wiru di Pangandaran. Setelah adanya rekoneksi, Bandara Nusawiru pun akan menjadi titik penerbangan langsung yang terhubung ke beberapa bandara besar, misalnya Bandara Kertajati. 

"Selain itu, dengan adanya reaktivasi ini juga ada kejelasan rute. Kedua, wisatawan yang menggunakan kereta bisa santai. Nah, untuk itu (penertiban lahan) sosialisasi dan komunikasi menjadi hal yan penting dan masyarakat pasti menyambut baik," pungkasnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Lepas Rombongan Viking ke Pangandaran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar