Yamaha Mio S

Ini Pesan Ridwan Kamil untuk 6 Kepala Daerah Anyar di Jabar

  Kamis, 20 September 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ridwan Kamil usai melantik kepala daerah di Gedung Merdeka, Kamis (20/09/2018)

AYO BACA : Sah, Enam Kepala Daerah di Jawa Barat Resmi Dilantik

AYO BACA : Galaksi Nongnong Art, Pengiring Musik di Pelantikan Kepala Daerah

ASIA AFRIKA, AYOBANDUNG.COM--Usai melantik enam pasang kepala daerah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitipkan tiga pesan khusus kepada pihak-pihak yang baru dilantiknya.

"Jadilah pemimpin yang mencintai rakyat, melayani rakyat, dan bukan dilayani rakyat. Juga pemimpin yang memiliki sistem kerja penuh integritas. Kami berharap lima tahun ke depan tidak ada lagi kepala daerah yang berurusan dengan jeratan hukum. Makanya saya mengajak untuk menjaga diri dari tindakan yang menjerumuskan integritas," ujar Emil di Gedung Merdeka, Kamis (20/9/2018).

Selain itu, gubernur yang baru dilantik pada 5 Sepetember 2018 itu pun menitipkan pesan agar seluruh kepala daerah, khususnya enam pasangan kepala daerah yang baru dilantik, bisa menjaga profesionalisme memimpin di kota/kabupatennya.

"Saya titip juga jaga profesionalisme, karena Jawa Barat dipilih jadi provinsi digital. Makanya kita tingkatkan kualitas SDM dan kualitas pelayanan profesional. Mohon juga semangat ini disalurkan dari tingkat pimpinan sampai aparat bawah untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati," sambungnya.

Eks Wali Kota Bandung periode 2013-2018 itu pun menitipkan sinkronisasi visi-misi pemerintah pusat dengan semangat Jabar Juara Lahir Batin.

Emil menyebut, hal ini bisa dilakukan dengan sinkronisasi untuk membuat rakyat yang bahagia dan sejahtera. Emil mencontohkan sinkronisasi ini bisa terwujud dalam program nasional Citarum Harum, pembangunan BIJB, Tol Bocimi, Tol cisundawu, hingga Waduk Jatigede.

"Kami sudah komitmen, para bupati dan wali kota ini juga akan bersilaturahmi per tiga bulan sekali untuk menjaga silaturahmi. Dimulai rencananya di Kota Bekasi," sambung Emil.

Emil berharap dengan cara anyar ini bisa menjaga pola komunikasi baru untuk menjadikan Jabar Juara lima tahun ke depan. Lantaran, diakui Emil, kualitas seorang pemimpin diambil dan dilihat dari gayanya mengambil keputusan. Semakin bisa mengambil keputusan positif akan menentukan bagaimana kelangsungan hidup rakyatnya.

"Kami titip juga agar Jabar harus kuat. Maka juga saya titip untuk menjaga lisan, jaga tindakan, karena gestur kita akan selalu ditafsir masyarakat, sehingga jadi pemimpin yang teladan. Tapi kekuasan ini juga sementara, jangan lalaora. Terakhir, semoga selamat dan menjadi pemimpin yang teladan dunia akhirat," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Ridwan Kamil atas nama Presiden Republik Indonesia secara resmi melantik enam Bupati/Wakil Bupati dan Wali kota/Wakil Wali kota hasil Pilkada Serentak 2018. Ini merupakan pelantikan tahap pertama dari empat tahapan pelantikan yang dijadwalkan.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.32-5834 Tahun 2018, Nomor: 131.32-5837 Tahun 2018, Nomor: 131.32-5850 Tahun 2018, Nomor: 131.32-5878 Tahun 2018, Nomor: 131.32-5887 Tahun 2018, dan Nomor: 131.32-6105 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Bupati Bandung Barat, Bupati Sumedang, Wali kota Sukabumi, Wali kota Bandung, Bupati Purwakarta, dan Wali kota Bekasi Masa Jabatan 2018-2023.

Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 132.32-5835 Tahun 2018, Nomor: 132.32-5838 Tahun 2018, Nomor: 132.32-5851 Tahun 2018, Nomor: 132.32-5879 Tahun 2018, Nomor: 132.32-5888 Tahun 2018, dan Nomor: 132.32-6106 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Bandung Barat, Wakil Bupati Sumedang, Wakil Wali kota Sukabumi, Wakil Wali kota Bandung, Wakil Wali kota Purwakarta, dan Wakil Wali kota Bekasi Masa Jabatan 2018-2023.

Kepala Daerah terpilih yang dilantik antara lain Wali kota dan Wakil Wali kota Bandung, Oded Mohamad Danial-Yana Mulyana; Wali kota dan Wakil Wali kota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto; serta Wali kota dan Wakil Wali kota Sukabumi, Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami.

Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Aa Umbara-Hengky Kurniawan; Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika-Aming, serta Bupati serta Wakil Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir-Erwan Setiawan.

AYO BACA : Kemeriahan Historical Walk Pelantikan Kepala Daerah

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar