Yamaha Aerox

Mengintip Kafe dan Hostel Tersembunyi di Dago

  Selasa, 18 September 2018   Nur Khansa Ranawati
Garden Café di Dago . (Khansa/ayobandung)

DAGO, AYOBANDUNG.COM -- Jika merasa jengah dengan suasana kafe yang hiruk-pikuk di tengah kota, namun tak ingin berkendara terlalu jauh untuk mencari tempat makan yang sunyi, silahkan mampir ke Garden Cafe di Dago.

Sesuai namanya, kafe ini terletak di halaman rumah. Tak jauh dari sebrang Masjid Al Ikhsan Darul Hikam Dago. Untuk megunjunginya, bisa melewati gang yang ada di sisi kanan Gedung Olahraga. Terus berjalan hingga menemukan pagar putih yang cukup besar.

Di balik lokasinya yang tersembunyi, ada suasana asri yang menyelimuti Garden Coffe. Tidak ada bangunan khusus. Hanya sebuah saung di tengah halaman tempat para barista meracik minuman.

Hampir semua tempat duduk berada di luar ruangan. Namun, ada beberapa yang berada di bawah atap. Keberadaan lampu menggantung di atas bangku-meja akan membuat suasana romantis terutama di malam hari.

Bagi pengunjung yang membawa anak, tidak perlu khawatir karena ada area bermain khusus anak mulai dari ayunan, monkey bar, hingga jungkat-jungkit.

AYO BACA : Two M Cafe, Rumahnya Para Komunitas

Menurut salah satu barista yang bekerja di sana, Andri, kafe ini berdiri belum sampai setahun. “Berdirinya sudah lima bulan lebih,” jelasnya pada ayobandung.com, Selasa (18/9/2018).

Meski tidak banyak, menu yang ditawarkan cukup beragam. Ada makanan berat, maupun cemilan. Bahkan, terdapat paket hemat yang menarik.

Salah satu menu yang bisa dicoba yakni Chicken Fillet and Pasta seharga Rp29 ribu. Pastanya berupa spaghetti dengan saus krim gurih. Fillet dada ayamnya digoreng tepung dilengkapi dengan saus blackpaper. Rasanya enak dan porsinya pas, tidak membuat eneg.

Untuk minuman, ada ice chocolate dengan rasa cokelat cenderung pahit. Minuman favorit lainnya adalah Ice Garden Coffee alias es kopi spesial racikan kafe tersebut.

Menurut Andri, kafe ini hanya menyediakan kopi-kopi yang berasal dari Jawa Barat. “Biasanya yang fruity dan yang nggak terlalu kuat body-nya. Pengunjung biasanya lebih suka kopi yang melalui honey process,” jelasnya.

AYO BACA : Konsep Halal Kitchen Me Time Cafe, Ajak Semua Kasta Makan Bersama

 

Tempat bermalam dan berwisata

Tak hanya kedai kopi, pengunjung akan menemukan sejumlah rumah panggung yang berderet di sisi kanan dari pintu masuk.

Rumah-rumah tersebut merupakan Garden Hostel, tempat menginap yang telah lebih dulu berdiri. Penginapan ini menjadi favorit para pelancong, karena suasananya yang hijau dengan halaman luas.

Hostelnya terdiri dari beberapa tipe kamar, konvensional hingga tipe dorm yang bisa memuat banyak orang dengan harga lebih murah.

Tak hanya itu, hostel ini—tak seperti kebanyakan budget hostel lainnya—memiliki kolam renang di halaman belakang.

Belum cukup? Salon hingga sanggar tari pun tersedia lho! Bila Anda berniat menghabiskan malam di tempat yang tenang namun dekat dengan keramaian, tempat ini bisa menjadi jawaban.

Meski ‘terpencil , lokasinya sangat strategis karena berada di pinggir jalan besar dan dilewati beberapa angkutan umum menuju pusat kota. Terdapat juga warung waralaba dan ATM.

AYO BACA : Nikmatnya Sajian Berbuka Puasa Timur-Barat di Momo Cafe

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar