Yamaha Aerox

D’Cinnamons Ajak Fansnya Berlayar Lagi

  Senin, 17 September 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
D’Cinnamons. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM-- Dua bulan setelah merilis single “Saat Yang Kurindukan”, band pop akustik veteran asal Bandung, D’Cinnamons kembali merilis single baru. Masih dengan gaya khas mereka yang menyajikan musik akustik nan santai dan hangat, dengan lirik yang puitis sekaligus ringan, single yang berjudul “Berlayar Lagi” tersebut dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital mulai pekan kedua September 2018.

Untuk single keduanya yang dirilis sepanjang medio 2018 tersebut, band yang berformasikan Dodo (vokal), Bona (gitar), dan Nana (bass) tersebut, berkolaborasi dengan produser dari sejumlah album dari Mocca, Yura, dan Tulus, yaitu Ari Renaldi. 

Keberadaan Ari Renaldi, diakui Dodo sangat berdampak pada progres lagu dan semangat bermusik mereka. Dia bercerita, Ari Renaldi memberi sentuhan yang spesial pada musik D'Cinnamons. Lagu yang mereka buat pada 2017 tersebut menjadi lebih manis, ear friendly, dan potentially hits material.

“Bang Ari membuat lagu yang sudah manis ini menjadi lebih manis, penambahan snap di chorus saat saya bersenandung itu merupakan ide brilian dia,” Dodo menceritakan.

AYO BACA : More Than Music Community Miliki Segudang Aktivitas

Dodo mengakui, keterlibatan Ari dan kolaborasi mereka ini memberi kesegaran baru dalam musik D’Cinnamons. “Berlayar Lagi” terasa seperti lagu lagu D’Cinnamons yang selama ini kita kenal namun dengan sound dan style nan kekinian dan modern.

“Kayak ketemu temen lama, tapi kekinian. Nada dan gaya bernyanyinya masih D’Cinnamons, namun di-build up,” ujar Dodo sembari tertawa.

Seperti single sebelumnya, Berlayar Lagi dibuat secara indie, di bawah label Nafas Musik. Ini merupakan lagu stok lama band yang diciptakan gitaris Bona pada 2017. Lagu ini diciptakannya sebagai representasi mereka pada saat itu yang berada di persimpangan.

“Waktu itu kami maju tidak, mundur tidak. Stuck banget. Pengen berkarya, tapi pihak label kami saat itu menyarankan untuk tidak merilis karya dulu. Kita kan musisi. Akhirnya dibuatlah lagu ini untuk memberi semangat dan motivasi pada diri sendiri, coba baca aja liriknya, terasa dalem kan karena emang curhat,” Bona terkekeh.

AYO BACA : Band Rock asal Bandung Manggung di Woodstock

Meski demikian, Bona melanjutkan, walaupun semi-curhat, tema lagu tetap terasa universal. Sebuah ajakan untuk kembali bersemangat dan bangkit, adalah kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja.

"Semacam ajakan. Ayolah, jangan sedih mulu, yok bergerak kembali, berkarya lagi, mewarnai dunia lagi,” kata Nana, sang bassist.

Rilisan single kedua ini, merupakan bagian dari rencana besar D’Cinnamons untuk merilis beberapa single sepanjang 2018, yang kemudian akan dikompilasikan menjadi sebuah album. Mereka mengakui, berada di ranah indie dan tidak terikat dengan label mana pun saat ini membuat mereka menjadi lebih leluasa dalam berkarya, merancang rilisan lagu, sekaligus memetakan karir ke depan.

“Kami harus lebih keras lagi dalam bekerja, karena semuanya harus dirancang sendiri, sekaligus membuat brand D’Cinnamon tetap tertancap di kalangan penikmat musik,” kata Nana.

D'Cinnamons adalah grup musik Indonesia yang menggunakan konsep unplugged acoustic dengan formasi dua gitar, satu bass, dan perkusi. Band ini dibentuk pada 2004, yang mengedepankan konsep easy listening, khususnya dengan instrumen akustik gitar dan vokal yang soulfull dan natural. 

Sepanjang kariernya, band ini telah menghasilkan dua album penuh yaitu Good Morning (2007), Atlantis (2012), album soundtrack Cintapuccino (2007), dan beberapa single, di antaranya Galih dan Ratna (2009), Damai Tapi Gersang (2010), Teman hidup (2012), Warna-Warni Cinta (2015), dan Saat Yang Kurindukan (2018).

AYO BACA : Tujuh Konser Musik Terbesar di Dunia, Band Asal Bandung Pernah Terlibat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar